Disampaikan Agus bahwa skema rekayasa lalu lingas ini tetap mempertimbangkan keselamatan pengendara atau pengguna jalan. Sehingga memang tidak mungkin arus lalu lintas akan terpengaruh.
"Jadi nanti kalau jembatan baru telah beroperasi maka sisi timur jembatan itu tidak akan untuk crossing kendaraan. Itu bisa membahayakan ya, sehingga perlu kita halau," tuturnya.
Agus berharap jembatan baru yang menghabiskan anggaran sekitar Rp. 6 miliar tersebut dapat bertahan lama. Sehingga ke depan beban serta volume kendaraan dapat terurai dengan kehadiran jembatan baru ini.
Ditambahkan Agus, selama uji coba pihaknya bersama dengan jajaran Polresta Yogyakarta bakal turut memantau jalannya arus lalu lintas.
Baca Juga:Wow! Dana Trilyunan Disiapkan Untuk Garap Proyek Jembatan Batam-Bintan