alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologi Nani Kirim Sate Sianida hingga Ditangkap, Terancam Hukuman Mati

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Selasa, 04 Mei 2021 | 13:17 WIB

Kronologi Nani Kirim Sate Sianida hingga Ditangkap, Terancam Hukuman Mati
Polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5/2021). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Nani mencampur racun jenis C, yang merupakan Kalium Sianida (KCN), ke bumbu sate karena sakit hati dengan Tomy, tetapi salah sasaran ke bocah SD.

SuaraJogja.id - Rasa penasaran publik terobati setelah Polda DIY mengungkap sosok wanita misterius pengirim sate beracun sianida yang menewaskan seorang bocah SD asal Sewon, Bantul bernama Naba Faiz Prasetya (10).

Dalam konferensi pers di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021), sosok Nani Aprilliani Nurjaman (25) dihadirkan di depan awak media. Sebelumnya, ia ditangkap di tempat tinggalnya di wilayah Potorono, Banguntapan, Bantul.

Wanita yang kini berstatus sebagai tersangka ini sengaja mencampur racun jenis C, yang merupakan Kalium Sianida (KCN), ke bumbu sate karena sakit hati dengan orang berinisial T, yang kemudian diketahui merupakan anggota Polresta Yogyakarta, Aiptu Tomy.

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkhan Rudy Satria menjelaskan, Nani sakit hati pada Tomy karena keduanya pernah berhubungan dekat, tetapi akhirnya Tomy menikahi perempuan lain.

Baca Juga: Tetiba Disinggung Soal Sate Sianida, Marsha Aruan Bertanya-tanya

Pertemuan mereka di salon tempat Nani bekerja menjadi awal perkenalan hingga keduanya menjalin kedekatan.

Menceritakan kekecewaannya pada seorang teman berinisial R, Nani disarankan R untuk memberi pelajaran pada Tomy dengan memberi makanan yang sudah dicampuri KCN supaya Tomy merasa mulas hingga diare.

"Namun, sate yang awalnya ditujukan kepada T, malah berpindah ke tangan driver ojek online. Setelah dikonsumsi anak driver itu, efeknya tidak seperti yang dibayangkan hingga menyebabkan bocah SD tewas," terang Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi.

Konferensi pers kasus sate sianida yang dikirim wanita misterius di Polres Bantul, Senin (3/5/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Konferensi pers kasus sate sianida yang dikirim wanita misterius di Polres Bantul, Senin (3/5/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Sejak tiga bulan sebelum akhirnya tertangkap, Nani sudah menyusun rencana tersebut.

Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono mengatakan, wanita asal Majalengka, Jawa Barat ini pun mengeluarkan uang sebesar Rp224 ribu untuk membeli racun Kalium Sianida (KCN) secara online sebanyak 250 gram pada Maret 2021. Setelah itu, Nani mulai beraksi merealisasikan rencananya.

Baca Juga: Sosok Aiptu Tomy Target Sate Sianida Nani, Diduga Pernah Dapat Penghargaan

Kronologi sate sianida salah sasaran

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait