CtGA Dorong NGO Ubah Peran, Bangun Kolaborasi Strategis dengan Perusahaan

CtGA menekankan transformasi peran NGO agar kolaborasi dengan perusahaan lebih strategis, relevan dengan konteks lokal, dan mendorong kemandirian masyarakat sipil.

Nur Khotimah | Rosiana Chozanah
Rabu, 18 Februari 2026 | 13:58 WIB
CtGA Dorong NGO Ubah Peran, Bangun Kolaborasi Strategis dengan Perusahaan
Forum CtGA Alliance Meeting 2026
Baca 10 detik
  • CtGA menekankan perlunya transformasi peran NGO agar kolaborasi dengan perusahaan lebih strategis dan berdampak jangka panjang.

  • Corporate fundraising harus disesuaikan dengan regulasi, budaya, dan dinamika sosial tiap negara, bukan sekadar mencari dukungan finansial.

  • Forum CtGA Alliance Meeting 2026 menjadi ruang refleksi NGO global untuk berbagi praktik baik dan memperkuat kemandirian organisasi masyarakat sipil.

SuaraJogja.id - Change the Game Academy (CtGA) menekankan pentingnya transformasi peran organisasi non-pemerintah (NGO) dalam menjalin hubungan yang lebih strategis dengan perusahaan.

Hal itu mengemuka dalam forum CtGA Alliance Meeting 2026 yang digelar di Hyatt Regency Yogyakarta, 9 hingga 13 Februari 2026, dan dihadiri delegasi dari 18 negara, termasuk Brazil, Tanzania, Nepal, Kamboja, hingga Zimbabwe.

Direktur Yayasan SATUNAMA Yogyakarta, I Gede Edy Purwaka, menilai hubungan NGO dan perusahaan selama ini masih sebatas administratif dan finansial.

“Padahal, NGO punya kapasitas menyerap kebutuhan riil masyarakat lalu menyampaikannya secara efektif kepada perusahaan,” ujarnya.

Baca Juga:7 Tahun Sukses, INNSiDE by Melia Yogyakarta Perkuat Jalinan dengan 50 Perusahaan

Dengan peran tersebut, program tanggung jawab sosial perusahaan bisa lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, tanpa menciptakan ketergantungan baru.

Delegasi CtGA Indonesia, Ariwan Perdana, menambahkan bahwa praktik corporate fundraising tidak bisa diseragamkan di setiap negara karena dipengaruhi regulasi, budaya, dan dinamika sosial.

Corporate fundraising bukan sekadar mencari dukungan finansial, tapi proses pembelajaran berkelanjutan yang harus selaras dengan nilai organisasi dan budaya korporasi,” jelasnya.

Forum ini juga menjadi ruang refleksi bagi NGO untuk membahas isu-isu baru, termasuk gender mainstreaming, sebagai upaya memperkuat peran organisasi masyarakat sipil.

CtGA sendiri merupakan inisiatif global yang sejak 2022 hadir di Indonesia bersama Yayasan SATUNAMA, dengan fokus membangun kemandirian NGO melalui penggalangan dana lokal dan mobilisasi dukungan publik.

Baca Juga:PHK Massal Marak di Jogja, 37 Perusahaan Putus Kontrak Pekerja

Dengan bergabung dalam aliansi internasional, CtGA mendorong perubahan paradigma pendanaan organisasi sosial, yakni dari ketergantungan pada donor asing menuju kemandirian berbasis dukungan lokal dan kemitraan strategis yang berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak