Klaster Halalbihalal di Dusun Nglempong Disebabkan Warga Abai Protokol Kesehatan

"Mereka ada kontak langsung, bersalaman, cium pipi kanan kiri dan segala macem. Ada juga beberapa yang menyelenggarakan makan bersama begitu."

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 28 Mei 2021 | 15:56 WIB
Klaster Halalbihalal di Dusun Nglempong Disebabkan Warga Abai Protokol Kesehatan
Ilustrasi Covid-19 (Unsplash/Adam Niescioruk)

Seruni meyakini penularan Covid-19 di suatu wilayah bisa dicegah atau diminimalisir dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Termasuk dalam hal kegiatan halal bihalal saat Lebaran kemarin.

"Kegiatan berkunjung [halal bihalal] ini kalau saja dilakukan dengan protokol kesehatan tentu bisa dilalui dengan baik tapi itu tadi cipika cipiki menyalami tangan dan segala macam," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan ratusan warga di Dusun Nglempong, Kalurahan Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak menjalani pemeriksaan Covid-19 secara massal pada Kamis (27/5/2021). Pemeriksaan ini sebagai tindaklanjut dari temuan 12 warga yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menggelar kegiatan silaturahmi saat Lebaran lalu.

Hasilnya jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Dusun Nglempong bertambah. Berdasarkan hasil tracing tersebut tercatat 52 warga terpapar virus corona. 

Baca Juga:DIY Kena Rapor Merah Penanganan Covid-19, Dusun di Sleman dan Bantul Diminta Lockdown

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak