facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Underpass Kentungan Sempat Banjir, Ini Penjelasan Satker PJN DIY

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana Sabtu, 29 Mei 2021 | 19:57 WIB

Underpass Kentungan Sempat Banjir, Ini Penjelasan Satker PJN DIY
Kondisi Underpass Kentungan yang terendam air hampir setinggi lutut orang dewasa, Sabtu (29/5/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Underpass Kentungan sempat alami banjir

SuaraJogja.id - Underpass Kentungan yang berlokasikan di simpang empat Ring Road Utara (Jalan Padjajaran), Depok, Kabupaten Sleman sempat alami banjir, Sabtu (29/5/2021) sore.

PPK 1.4 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN)  DI Yogyakarta Julian Situmorang menjelaskan bahwa penyebab banjir itu muncul akibat lampu yang sempat padam. Sehingga menyebabkan arus listrik di panel menjadi ikut turun.

"Dugaan dari panel karena sempat mati lampu sekitar situ dia turun. Tadi pas waktu kita cek datang ke sana memang posisinya tidak ada arus di situ akhirnya kita naikkan yang lain baru arus jalan lagi. Setelah itu makanya langsung airnya langsung turun," kata Julian saat dihubungi awak media, Sabtu (29/5/2021).

Julian mengakui memang air sempat menggenang di sepanjang Underpass Kentungan. Berdasarkan informasi yang diterima oleh Julian, banjir itu dimungkinkan mencapai ketinggian 20 cm untuk di bagian samping. Sementara yang berada di tengah air diperkirakan setinggi 10 cm.

Baca Juga: Besok Underpass Kentungan Ditutup 3 Hari, Ini Perubahan Arus Lalu Lintas

"Iya sempet tergenang sebentar. Mungkin sekitar 20an cm. Itu mungkin yang paling pinggir 20 cm, kalau yang tengah sekitar 10 cm lah," ujarnya.

Julian menuturkan setidaknya ada 4 pompa yang digunakan untuk menyedot genangan air tersebut. Meski tidak dipungkiri memang pompa itu sempat tidak berfungsi akibat listrik yang diduga juga sempat mati juga.

"Tadi lampu mati sehingga pompa ngga naik ke atas. Pompanya ngga bisa hidup gara-gara mati lampu. Temen-temen udah di sana lampu udah hidup posisinya. Pompa udah mulai dihidupin. Pompa ada 4. Biasanya 2 aja cukup kalau ngga mati lampu," ungkapnya.

Disampaikan Julian, dalam waktu satu jam lebih akhirnya genangan air dapat dikendalikan.

"Ini udah kering. Sekitar sejam lebih mungkin. Ya masih ada genangan di pojok-pojoknya aja. Bukan banjir tapi ya genangan gitu," tuturnya.

Baca Juga: Dibacok Gerombolan Remaja di Underpass Kentungan, Galih Ungkap Kronologinya

Ditanya terkait ketersediaan genset di Underpass Kentungan sendiri, kata Julian menang sudah ada. Namun memang genset itu digunakan saat kondisi listrik mati total. Sedangkan dalam kejadian banjir kali ini, disebutkan Julian, genset tidak perlu dinyalakan karena tidak berselang lama listrik sudah kembali menyala.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait