“Kami belum mendapat kata sepakat, nah maka dari itu dalam kurun waktu ini kami akan melakukan langkah persuasif ke warga,” terang dia.
Anton menjelaskan bahwa di Lopati ada sekitar 25 warga yang akan dilakukan swab PCR. Jumlah itu terdiri dari keluarga pasien yang meninggal dan warga yang ikut membantu pemakaman.