Minggu Pagi Merapi Luncurkan Dua Awan Panas ke Arah Barat Daya, Jarak Maksimal 1,6 Km

Awan panas guguran Merapi tanggal 6 Juni 2021 pertama terjadi pada pukul 04.08 WIB.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Minggu, 06 Juni 2021 | 10:51 WIB
Minggu Pagi Merapi Luncurkan Dua Awan Panas ke Arah Barat Daya, Jarak Maksimal 1,6 Km
Lava pijar berguguran dari puncak Gunung Merapi terlihat di Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (25/4/2021). [ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah]

SuaraJogja.id - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Selain lava yang terus keluar, teramati juga awan panas guguran yang kembali muncul.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, mengatakan  pada Minggu (6/6/2021) Merapi telah mengeluarkan dua awan panas guguran.

Awan panas guguran Merapi tanggal 6 Juni 2021 pertama terjadi pada pukul 04.08 WIB. Tercatat di seismogram dengan amplitudo 28 mm dan durasi 125 detik.

"Estimasi jarak luncur 1.600 meter ke arah barat daya," kata Hanik dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/6/2021).

Baca Juga:Viral Wisatawan Gagal ke Petilasan Mbah Maridjan, Dispar Panggil Pengelola Jip Merapi

Lalu awan panas kedua muncul pada pukul 06.08 WIB. Saat itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 83 detik.

Luncuran masih menuju ke arah barat daya. Estimasi jarak luncur lebih pendek dari awan panas sebelumnya yakni 1.200 meter.

Selain awan panas guguran yang kembali teramati. Dalam periode pengamatan Minggu (6/6/2021) pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB luncuran lava dari puncak Gunung Merapi juga masih terus terjadi.

"Teramati guguran lava pijar sebanyak 4 kali jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah barat daya," ucapnya.

Pada periode tersebut asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 200 meter di atas puncak kawah.

Baca Juga:Klarifikasi Fotografer Cahaya Misterius di Gunung Merapi dan 4 Berita SuaraJogja

Tercatat juga sejumlah kegempaan dari Gunung Merapi dalam periode enam jam tersebut. Di antaranya kegempaan guguran sejumlah 33 kali, hembusan sejumlah 7 kali, hybrid atau fase banyak sejumlah 14 kali. Ada pula vulkanik dangkal sejumlah 4 kali dan tektonik jauh 1 kali.

Sementara itu awan panas sebelumnya juga teramati dalam periode pengamatan terbaru sebelumnya tepatnya Sabtu (5/6/2021) pukul 00.00 WIB - 24.00 WIB.

"Teramati 1 kali awan panas guguran dengan jarak luncur 1500 meter mengarah ke barat daya," tuturnya.

Teramati juga enam kali guguran lava dalam periode tersebut. Semua luncuran lava juga masih mengarah ke barat daya dengan jarak terjauh mencapai 1,5 kilometer.

Sedangkan untuk aktivitas kegempaan tercatat kegempaan guguran sejumlah 188 kali dan hybrid atau fase banyak sejumlah 74 kali, hembusan 24.

Ada pula vulkanik dangkal sebanyak 13 kali serta low frekuensi dan tektonik jauh masing-masing 1 kali.

Hanik menambahkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Kali Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sementara potensi bahaya pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Sedangkan untuk kemungkinan jika terjadi lontaran material vulkanik saat terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Untuk yang berada di luar potensi daerah bahaya saat ini kondusif untuk beraktivitas sehari-hari," imbuhnya.

Selain itu kegiatan penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III juga tetap direkomendasikan untuk dihentikan sementara waktu.

Ditambah dengan imbauan kepada pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak dalam kondisi saat ini.

Perlu diketahui juga hingga saat ini, BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi pada Siaga (Level III). Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak