Jalani Vaksinasi, Ngadilah Tak Lagi Waswas Berjualan di Pasar Bantul

Ngadilah sebelumnya merupakan penyintas Covid-19.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 10 Juni 2021 | 09:05 WIB
Jalani Vaksinasi, Ngadilah Tak Lagi Waswas Berjualan di Pasar Bantul
Sejumlah pedagang pasar menjalani vaksinasi di pintu utama Pasar Bantul, Rabu (9/6/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Tak hanya Ngadilah, pedagang lainnya, Tri Susanto (40) sudah lebih percaya diri ketika divaksin. Dirinya yang harus bertemu banyak orang di pasar bisa lebih tenang saat berjualan emas.

"Pelanggan yang membeli emas atau ingin menjual kan tiap berganti-ganti, jadi jika dibilang rawan, tentu pedagang pasar di sini berpotensi besar tertular Covid-19. Nah vaksinasi ini cukup membuat saya sendiri lebih tenang ketika bertemu pembeli," ujar dia.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Agus Budi Raharja menerangkan bahwa untuk pasar Bantul ada 612 orang yang akan divaksin. Vaksinasi digelar selama dua hari mulai Rabu-Kamis

"Rencananya dua hari 612 pedagang di Pasar Bantul selesai. Jadi dibagi hari pertama 306, sisanya 306. Semoga semua pedagang yang terdaftar nama-namanya bisa datang semua," ujar dia.

Baca Juga:Diduga Terlibat Cekcok, Sekelompok Remaja Tawuran hingga Buat Macet Jalan Bantul

Agus mengatakan jika vaksinasi pedagang ini bekerjasama dengan jajaran Polres dan Kodim Bantul. Nantinya mereka akan mengunjungi tiap pasar di Bantul untuk vaksinasi.

"Jadwalnya sudah ada, selesai dari Pasar Bantul nanti pindah ke pasar lainnya. Kami genjot agar vaksinasi pedagang ini bisa selesai secepatnya," kata Agus.

Pada bulan Juni termasuk vaksinasi pedagang, Dinkes Bantul akan memberikan vaksin AstraZeneca kepada masyarakat. Kabupaten Bantul memiliki sekitar 20 ribu vaksin AstraZeneca yang sudah didistribusikan kepada masyarakat sejak awal Juni lalu.

Agus menjelaskan, meski bukan Vaksin Sinovac yang diberikan ke warga Bantul, AstraZeneca tak memberikan efek yang menakutkan. Saat vaksinasi para pedagang belum ada yang mengeluh atau mengalami efek pusing atau mual yang berlebih.

"Belum ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari masyarakat yang diberikan AstraZeneca (sejak awal Juni). Dengan demikian warga tetap tenang dan tidak perlu khawatir dengan efeknya," jelas Agus.

Baca Juga:Wawancara Bupati Bantul Abdul Halim: Dari Bangun Desa hingga Genjreng Gitar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak