"Anak-anak bisa dilindungi bila kita dewasa, para orang tuanya, pengasuhnya juga menjalankan prokes dengan ketat,” jelasnya.
Dengan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 saat ini, orang-orang dewasa diharapkan bisa patuh protokol kesehatan karena jadi sumber kluster. Tidak hanya itu, ia pun khawatir pembelajaran tatap muka di sekolah akan memperparah angka kasus Covid-19 pada anak.
“Saya kira di daerah dengan transmisi tinggi sudah tepat untuk menunda kegiatan sekolah tatap muka,” katanya.
Di tengah belum adanya vaksin yang efektif bagi anak untuk mencegah penularan virus Covid-19, Citra menegaskan, penerapan prokes pada anak-anak dan prokes ketat dari orang tua sebenarnya diharapkan sebagai senjata terakhir untuk melindungi anak-anak dari paparan infeksi virus corona.
Baca Juga:Satgas Covid-19: Protokol Kesehatan Harga Mati, Kalau Tidak Bisa Mati
“Proses 3T (test, tracing,treatment) tidak untuk melindungi anak-anak, tapi prokes anak dan prokes orang tualah yang melindungi,” ucapnya.