"Tiap hari ayahnya doi nganter makanan, jus, dan vitamin ke kos aku. Selain pacar aku yang baik banget dan care sama aku, ayahnya juga care dan peduli sama aku, sampai tiap hari telfon nanyain keadaanku. Ayah jg suruh dii bua mantau aku biar makannya banyak dan cepat sembuh," terangnya.
Pengakuan wanita yang dijenguk calon mertua tersebut lantas menuai berbagai komentar. Beberapa menyorot keberanian untuk bertatap muka secara langsung padahal sudah terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kenapa harus diambil langsung. Kan bisa ditaruh di mana gitu. Kasihan bapaknya," kata Dhe******.
"Si mbak sudah tahu positif atuh juga saling mikirin kesehatan calon mertua juga. Eh btw lekas sehat mbak," doa Tau*********.
Baca Juga:Terungkap Keluarga Zaskia Mecca di Jogja Tak Rayakan Ultah: Tradisi Dihilangkan Sejak Lama
"Kak tolong nanti ingatkan sama bapaknya supaya mending taruh aja, takut bahaya buat bapaknya," harap Ay*******.
Meski begitu, wanita tersebut menegaskan bahwa setelah itu sang calon mertua sudah swab dan negatif Covid-19.
Tata Cara Isolasi Mandiri di Rumah dengan Benar dan Aman
1. Ruangan sendiri dengan sirkulasi udara yang baik
Memang ada beberapa tempat isolasi untuk berdua karena bisa saja pasangan suami istri positif Covid-19. Tapi diusahakan untuk berada di ruangan sendiri dan sirkulasi udara dari kamar baik. Kalau bisa ada jendela sehingga udara dan cahaya matahari dapat masuk.
2. Usahakan kamar mandi sendiri
Ketika seseorang yang mengalami Covid-19 ini ke kamar mandi bisa saja mengeluarkan dahak, ingus dan juga batuk sehingga virus-virus bisa menempel di ruangan itu. Begitupun virus juga bisa menempel di saluran cerna dan bisa ikut keluar saat BAB. Jika tidak bisa kamar mandi sendiri, maka setiap pasien Covid-19 masuk kamar mandi harus segera dibersihkan. Buat yang membersihkan pun paling tidak harus menggunakan masker dan sarung tangan.
Baca Juga:Ungkap Keinginan Jane Shalimar, Annisa Pohan Beri Pesan Menyentuh ke Sang Anak
3. Menyediakan makanan dan minuman ke pasien
Makanan dan minuman bisa ditaruh di depan kamar pasien saja. Jika situasi tersebut tidak memungkinkan, pasien bisa memakai masker lalu keluar kamar mengambil sendiri. Tujuannya adalah untuk tidak menulari orang sekitar.