alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

26 Warga Gunungkidul Bunuh Diri Tahun Ini, Terakhir Mbah YM Asal Karangmojo

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Minggu, 11 Juli 2021 | 19:25 WIB

26 Warga Gunungkidul Bunuh Diri Tahun Ini, Terakhir Mbah YM Asal Karangmojo
Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto menuturkan, aksi bunuh diri memang masih menjadi pekerjaan rumah di Gunungkidul.

SuaraJogja.id - YM, kakek berumur 64 tahun asal Pedukuhan Sawahan, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, ditemukan gantung diri di pohon tak jauh dari rumahnya, Minggu (11/7/2021).

Kanit Reskrim Polsek Karangmojo Iptu Joko mengatakan, YM kali pertama ditemukan tetangganya yang bernama
Ratno Diharjo (70). Minggu pagi sekitar pukul 07.30 WIB, Mbah Ratno pergi ke ladang (alas) untuk mencari pakan ternak. Saat di perjalanan, Mbah Ratno melihat orang gatung diri di pohon jambu monyet.

"Mbah Ratno awalnya ragu. Terus ia mendekat dan memastikannya," tutur Jono, Minggu.

Setelah memastikan ada orang yang gantung diri, kemudian Mbah Ratno kembali ke kampung untuk meminta bantuan warga sekitar. Kemudian ia bersama dengan warga kemudian mendatangi ke lokasi gantung diri untuk mengevakuasi.

Baca Juga: 10 Manfaat Jus Tomat untuk Kesehatan: Turunkan Kolesterol Hingga Redakan Depresi

Sekitar pukul 08.00 WIB, warga baru melaporkan pada aparat terkait aksi gantung diri tersebut. Sesaat kemudian, petugas Polsek dan Puskesmas Karangmojo datang untuk ikut serta proses evakuasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Dari hasil pemeriksaan petugad Puskesmas 1 Karangmojo, tidak ada tanda tanda kekerasan dan dinyatakan korban murni gantung diri," paparnya.

Menurut keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat mata sebelah kanan tidak bisa melihat karena menderita sakit katarak.

Karena murni bunuh diri, jasad korban selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto menuturkan, aksi bunuh diri memang masih menjadi pekerjaan rumah di Gunungkidul. Sampai hari ini, Minggu (11/7/2021), sudah ada 26 orang warga Gunungkidul yang mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Baca Juga: Alissa Wahid Ungkap Remaja Paling Rentan Alami Depresi Saat Pandemi, Apa Alasannya?

"Sudah lama angka bunuh diri cukup tinggi di Gunungkidul. Sebagian besar karena gantung diri," tambahnya.

Catatan Redaksi: Hidup sering kali sangat berat dan penuh tekanan, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Kontributor : Julianto

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait