alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jumlah Petugas Rukti Jenazah Covid-19 di Gunungkidul Masih Minim, Antrean Sering Menumpuk

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Senin, 12 Juli 2021 | 14:43 WIB

Jumlah Petugas Rukti Jenazah Covid-19 di Gunungkidul Masih Minim, Antrean Sering Menumpuk
[ilustrasi] Video saat petugas BPBD Jogja mengantarkan jenazah Covid-19 menuju krematorium dari RS Siloam Jogja. [Yusak Sunaryo / Facebook]

Padahal sampai saat ini angka kematian akibat Covid-19 di Gunungkidul cukup tinggi.

Namun sejak pekan kemarin, ia bersyukur karena sudah ada tambahan 4 relawan laki-laki sehingga beban tim RSUD Wonosari sedikit terbantu. Terlebih mereka sudah tidak lagi menerima rukti jenazah pasien Covid-19 dari rumah sakit lain.

Heru mengungkapkan, sampai 28 Februari 2021 lalu pihaknya masih menerima rujukan rukti jenazah dari RS lain. Namun sejak 1 Maret RS lain sudah mampu rukti jenazah sendiri. Kendati demikian, pihaknya sudah pernah mendapat rujukan dari RS lain karena petugas rukti RS lain tengah sakit.

"Nah belakangan itu yang pasien isoman meninggal melonjak. Tim rukti kami menjadi semakin sibuk," ujarnya.

Sementara Direktur RSUD Saptosari, dr Eko Darmawan mengatakan saat ini tim rukti jenazah Covid-19 hanya ada 2 orang. Sampai saat ini masih dianggap memadai karena memang masih mampu mengurus jenazah Covid-19.

Baca Juga: Viral Keluarga Jenazah COVID-19 Ngaku "Dipalak" di TPU Cikadut, Polisi: Bukan Pungli

Namun jika nanti RSUD Saptosari dijadikan sebagai RS khusus Covid-19 maka penambahan personil tim rukti jenazah perlu ada penambahan. Menurutnya, perlu ada penambahan memang, terutama untuk petugas rukti perempuan.

Dari sisi peralatan, saat ini masih memadai tetapi masih butuh tambahan di samping juga memerlukan relokasi ruang jenazah ke tempat yang agak jauh dari akses lalu lalang," paparnya.

Kontributor : Julianto

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait