alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Top 5 SuaraJogja: Pidato Mahasiswa Indonesia di Boston Dapat Standing Applause

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Kamis, 29 Juli 2021 | 07:54 WIB

Top 5 SuaraJogja: Pidato Mahasiswa Indonesia di Boston Dapat Standing Applause
mahasiswa indonesia dapat standing applause di Boston University. [abd.gaf / TikTok]

Sementara itu, di DIY terhitung 698 pasien Covid-19 meninggal saat isoman.

SuaraJogja.id - Pidato seorang mahasiswa Indonesia di Boston University mendapat standing applause, dan videonya viral. Tak luput pula dari perhatian publik, kreator TikTok Abdulism Kampung Inggris dikabarkan meninggal dunia karena COvid-19 dan sempat mengucap pamit di TikTok.

Sementara itu, di DIY terhitung 698 pasien Covid-19 meninggal saat isoman. Di sisi lain, pedagang Malioboro meminta pembuat peraturan makan 20 menit memberi contoh.

Di samping itu, ribuan jip Merapi dikandangkan hingga dijual gara-gara terdampak PPKM. Berikut lima berita terpopuler SuaraJogja.id pada Rabu (28/7/2021) kemarin:

1. Tak Terkendali! Sebanyak 698 Pasien Covid-19 di Yogya Meninggal Saat Isoman

Baca Juga: Tanggapi Aturan Makan 20 Menit, Pedagang Malioboro: Coba yang Buat Peraturan Kasih Contoh

Top 5 SuaraJogja: Pidato Mahasiswa Indonesia di Boston Dapat Standing Applause - 1

https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/28/87542-pemakaman-pasien-covid-19-di-tempat-pemakaman-umum-kelurahan-kotasiantar-madina-rabu-2810-antara.jpgTim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau TRC BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri/isoman mencapai 698 jiwa, mulai 1 sampai 27 Juli 2021.

"Pasien yang meninggal dunia saat isoman di rumah mencapai 698 jiwa, sedangkan yang meninggal dunia di rumah sakit sebesar 1.983 jiwa," kata Wakil Komandan TRC BPBD DIY Indrayanto saat dihubungi di Yogyakarta, Rabu (28/7/2021).

Baca selengkapnya

2. Keren, Pidato Mahasiswa Indonesia di Boston University Disambut Standing Applause

Baca Juga: Warganet Berduka, 'Abdulism Kampung Inggris' Pare Kediri Meninggal Karena Covid

Top 5 SuaraJogja: Pidato Mahasiswa Indonesia di Boston Dapat Standing Applause - 2

Cerita seorang mahasiswa Indonesia mendapat standing applause seusai mengisi pidato kelulusan di Boston University viral di media sosial.

Dikutip dari akun TikTok @abd.gaf, terlihat sebuah video tentang dirinya yang mendapat kesempatan untuk memberikan pidato sambutan dalam kegiatan kelulusan mahasiswa di Boston University 2018 silam.

Baca selengkapnya

3. Tanggapi Aturan Makan 20 Menit, Pedagang Malioboro: Coba yang Buat Peraturan Kasih Contoh

Top 5 SuaraJogja: Pidato Mahasiswa Indonesia di Boston Dapat Standing Applause - 3

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta merasa kecewa dengan pemberlakuan aturan makan di tempat dengan batasan 20 menit selama PPKM Level 4. Bagi pedagang hal itu tak akan membuat nyaman pembeli saat menyantap makanan.

"Coba saja yang membuat peraturan itu nyobain, kasih contoh, apakah mereka nyaman dengan durasi makan secepat itu?. Seharusnya tidak perlu sampai dibatasi," ungkap seorang pedagang soto di Malioboro, Yati Dimanto ditemui SuaraJogja.id, Rabu (28/7/2021).

Baca selengkapnya

4. Sebelum Meninggal Akibat Covid-19, Abdulism Kampung Inggris Ucap Pamit dari TikTok

Top 5 SuaraJogja: Pidato Mahasiswa Indonesia di Boston Dapat Standing Applause - 4

Dunia TikTok Indonesia baru saja mendapat berita duka. Salah satu konten kreator di TikTok yakni Abdulism Kampung Inggris dikabarkan meninggal dunia, Rabu (28/7/2021).

Kabar meninggalnya Abdulism Kampung Inggris tersebut beberapa waktu lalu sempat diunggah di akun TikTok pribadinya dengan unggahan bertulis "Rest in Peace" disertai foto dari sosok Abdulism Kampung Inggris.

Baca selengkapnya

5. Terdampak PPKM, Ribuan Jip Merapi Dikandangkan Hingga Dijual untuk Bertahan Hidup

Top 5 SuaraJogja: Pidato Mahasiswa Indonesia di Boston Dapat Standing Applause - 5

Kebijakan PPKM tak dimungkiri membuat dampak yang besar terhadap para pekerja terutama di sektor informal. Kondisi miris itu dirasakan salah satunya oleh para pelaku wisata jasa naik jip Merapi.

"Kondisinya ya priharin," kata Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi Wilayah Barat, Dardiri, saat dihubungi awak media, Rabu (28/7/2021).

Baca selengkapnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait