Gelombang Pantai Selatan Sedang Tinggi, Nelayan Memilih untuk Tidak Melaut

Gelombang tinggi disebabkan adanya angin muson yang bertiup ke selatan Pulau Jawa

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono
Selasa, 03 Agustus 2021 | 08:21 WIB
Gelombang Pantai Selatan Sedang Tinggi, Nelayan Memilih untuk Tidak Melaut
Ilustrasi Lautan Luas. (Dok. Pribadi)

SuaraJogja.id - Gelombang di Pantai Selatan dalam beberapa hari terakhir sedang tinggi. Penyebabnya karena angin muson yang bertiup dari selatan Pulau Jawa sehingga memicu terjadinya gelombang pasang. 

Sebagai dampaknya, sejumlah nelayan memilih tidak melaut untuk mencari ikan. Selain itu, pemancing juga enggan memancing. 

"Cuacanya sedang enggak bagus jadi nelayan sama pemancing tidak ada yang ke sini untuk cari ikan," papar seorang pelaku wisata di Pantai Depok, Kretek, Bantul, Dardi kepada SuaraJogja.id, Senin (2/8/2021). 

Dardi mengklaim bahwa kekinian adalah waktu yang bagus untuk berburu ikan-ikan di laut. Namun, lantaran terkendala cuaca, nelayan dan pemancing melewatkan kesempatan tersebut. 

Baca Juga:PPKM Level 4, Antrean Kendaraan di Bantul Saat Jam Kerja Masih Tinggi

"Padahal kalau pergi melaut bisa dapat ikan seperti kakap, cakalang, ataupun tongkol," ujarnya. 

Dia memperkirakan nelayan akan kembali melaut dalam dua hari ke depan. 

"Mungkin tunggu dua hari lagi baru mereka pergi cari ikan," terang dia. 

Kala ditanya soal kondisi pantai yang sewaktu-waktu bisa diterjang gelombang tinggi, menurutnya, warga yang tinggal di dekat pantai sudah paham. Hal itu dikarenakan mereka sudah hafal dengan karakteristik cuaca di bulan Agustus. 

"Warga sudah tahu apa yang harus dilakukan saat ada gelombang tinggi. Mereka juga sering baca-baca informasi di internet lewat ponselnya," katanya. 

Baca Juga:Pemancing Tewas di Bantul Diduga karena Penyakit Ayan Kumat

Diakuinya, dua hari yang lalu, gelombang air pantai sempat sampai di sempadan dekat warung makan. 

"Minggu (1/8/2021) kemarin gelombangnya memang hampir sampai ke warung makan tapi masih aman," ucapnya. 

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto meminta masyarakat Bantul yang tinggal dekat dengan pesisir diimbau agar waspada dan siaga. Sebab, menurutnya, gelombang tinggi ini diprediksi masih bisa terjadi satu minggu ke depan. 

"Karena gelombang tinggi ini di beberapa wilayah sudah cukup mengkhawatirkan. Kami mohon masyarakat untuk berhati-hati apabila sedang di laut," kata dia. 

Khususnya nelayan harus memperhitungkan keselamatannya jika pergi melaut. 

"Nelayan harus memperhitungkan keselamatan terkait dengan gelombang tinggi ini," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak