"Tadinya saya menanam labu ini untuk mencukupi kebutuhan sayur keluarga saya. Lalu saya jual ternyata banyak yang membeli," ucapnya.
Untuk menanamnya tidak terbilang rumit, menurutnya, bibit labu hanya perlu ditanam di tanah atau polybag. Kemudian kalau mau diberi pupuk kandang juga bisa.
"Tidak usah disemprot pestisida pasti akan panen. Jangka waktu panennya 70 hari," imbuhnya.
Omzet penjualan labu hasil panen per kwintalnya bisa mencapai Rp2 juta lebih. Sedangkan dari sisi biaya operasional hanya Rp500 ribu.
Baca Juga:Satgas Klaim Pasien Covid-19 Sembuh di Bantul 1.611 Orang
"Sebenarnya sangat untung kalau menanam labu ini, tapi ternyata belum begitu populer di kalangan petani," ujarnya.