alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Zona Hijau Tingkat RT Turun 76 Persen, Wawali Kota Jogja Berharap Agustus Meningkat Lagi

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Selasa, 17 Agustus 2021 | 19:15 WIB

Zona Hijau Tingkat RT Turun 76 Persen, Wawali Kota Jogja Berharap Agustus Meningkat Lagi
Wakil Wali Kota Yogyakarta,Heroe Poerwadi - (SuaraJogja.id/Putu)

"Jadi PPKM ini dimanfaatkan untuk mengurangi kasus baru," terang Heroe.

SuaraJogja.id - Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyebut bahwa zona hijau di tingkat RT pada Juli hingga pertengahan Agustus ini turun di angka 76 persen. Jumlah tersebut diharapkan meningkat pada bulan Agustus akhir dengan adanya perpanjangan PPKM Level 4 hingga 23 Agustus nanti.

"Saat ini zona hijau tingkat RT masih 76 persen. Harapan kami bersama masyarakat bisa ditekan lagi (penyebaran Covid-19) serendah-rendahnya. Jadi PPKM ini dimanfaatkan untuk mengurangi kasus baru," terang Heroe ditemui usai Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (17/8/2021).

Dirinya membandingkan pada bulan Juni 2021. Zona hijau tingkat RT bisa mencapai 95 persen. Dengan demikian Agustus ini sedikitnya bisa mencapai angka serupa.

"Upaya dan caranya adalah di rumah lebih baik. Bukan dilarang keluar, jika pekerjaan bisa diselesaikan di rumah lebih baik tidak keluar," ungkap Heroe.

Baca Juga: Hadapi Pandemi di HUT ke-76 RI, Sultan Minta Sikapi Covid-19 sebagai Positive Chaos

Ia menjelaskan bahwa mobilitas masyarakat untuk keluar rumah memang sudah berkurang. Artinya keadaan jauh lebih baik dengan tingkat penyebaran kasus baru Covid-19 ikut menurun.

Namun begitu, pihaknya mendorong masyarakat yang saat ini terpapar Covid-19 menjalani perawatan di selter kampung atau pemerintahan.

"Harapannya bisa masuk ke selter saja, supaya di tingkat RT ini tidak ada lagi kasus baru," ungkap dia.

Heroe mengatakan bahwa dari evaluasi yang dilakukan akhir Juli lalu, Kota Jogja masih masuk kategori PPKM Level 4. Mengingat penyebaran Covid-19 masih meningkat signifikan.

Meski adanya penurunan mobilitas berkendara masyarakat, tidak ada jaminan Covid-19 bisa segera hilang. Heroe mengatakan bahwa upaya yang paling baik adalah mengurangi mobilitas dan berada di rumah.

Baca Juga: 29 Ribu Penyintas Isoman, Angka Kematian Akibat Covid-19 di DIY Turun

"Jadi memang semua harus sepakat untuk sama-sama mengurangi penyebaranya. Ketika yang sakit isolasi di selter lebih baik, dan yang lain cukup di rumah terlebih dahulu," ujar dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait