"Karena ini kan ikhtiar kita bersama ya. Supaya minimal bisa kembali new normal lagi. Maka kami minta untuk sama-sama memahami situasi sekarang ini," terang dia.
Sebelumnya, Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi akan memanggil sejumlah biro perjalanan dan asosiasi pelaku wisata di Jogja. Hal itu untuk mengevaluasi keramaian yang terjadi di Malioboro selama 2 hari Sabtu dan Minggu.
"Makanya nanti jika organisasi mereka (bus) dari biro wisata, mereka yang saya panggil, jika memang mereka, berarti kan melanggar PPKM. Itu jelas karena tidak boleh melakukan pada kegiatan wisata," terang dia.
Pihaknya tidak begitu paham bagaimana bus tersebut bisa lolos. Namun jika tidak ada yang mengorganisir tidak akan Malioboro seramai kemarin.
Baca Juga:Ini Aturan Perjalanan Transportasi di Perpanjangan PPKM Level 3
"Ya kami tidak tahu, kecuali kalau mereka rombongan kampung, arisan. Makanya yang saya harapkan bisa ketemu biro perjalanan itu, apakah rombongan pengajian, rombongan kampung, rombongan senam, atau malah ada biro travel yang menjual (destinasi wisata) Jogja yang sebenarnya masih (PPKM) Level 4. Itu yang kita telusuri," ujar Heroe