- Bandara Internasional Yogyakarta layani 251.901 penumpang dan 1.638 pergerakan pesawat selama Idulfitri 2026.
- Puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026, dengan 17.328 penumpang dan 108 pergerakan pesawat.
- Posko Siaga Angkutan Udara ditutup 30 Maret 2026 setelah 18 hari beroperasi dengan aman dan lancar.
SuaraJogja.id - Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mencatat pergerakan penumpang sebanyak 251.901 selama periode angkutan Idulfitri 2026. Selain itu, ada pula 1.638 pergerakan pesawat serta 601,48 ton kargo yang dilayani.
General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Ruly Artha, menuturkan puncak arus mudik terjadi pada 15 Maret 2026 dengan jumlah 16.407 penumpang, 102 pergerakan pesawat, dan 38 ton kargo.
Sementara puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026 dengan 17.328 penumpang, 108 pergerakan pesawat, dan 40,5 ton kargo. Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, terdapat 200 extra flight selama periode posko berlangsung.
"Kenaikan sekitar 5 persen dari tahun sebelumnya, pergerakan pesawat itu juga naik sekitar 6 persen sekitar 1.600 untuk pesawat yang take off dan landing di Bandara YIA," kata Ruly kepada wartawan, Senin (30/3/2026).
Baca Juga:Rekayasa Lalu Lintas Situasional Diterapkan di Jogja: Waspada 75 Ribu Kendaraan Arus Balik Hari Ini!
Dari sisi kinerja operasional, tingkat keterisian penumpang (load factor) mencapai 83 persen dengan utilisasi slot penerbangan sebesar 86 persen. Termasuk melayani total 47 rute penerbangan baik domestik maupun internasional.
"Kami akan terus menjaga standar kualitas pelayanan serta meningkatkan customer experience guna mewujudkan layanan penerbangan yang selamat, aman, dan nyaman," tambahnya.
Dalam kesempatan ini pula, Ruly secara resmi menutup pelaksanaan Posko Siaga Angkutan Udara Idul Fitri 1447 H yang telah berlangsung selama 18 hari, terhitung sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Secara umum penyelenggaraan posko ini berjalan dengan baik, lancar, serta aman berkat sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder yang terlibat.
"Keberhasilan ini merupakan hasil dari koordinasi, komunikasi, dan kerja sama yang solid dari seluruh instansi terkait dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan selama periode angkutan Lebaran," tuturnya.
Baca Juga:Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar