Ihwal penggunaan aplikasi Peduli Lindungi yang wajib ada di lokasi, kemungkinan akan dikirim hari ini oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Di sini sinyal aman karena punya wifi sehingga pasti bisa scan QR code di Peduli Lindungi," kata dia.
Ia mengatakan soal protokol kesehatan juga sudah siap. "Kalau berbicara soal prokes kami sudah sangat siap. Tempat ini kan sudah digunakan Keuskupan Agung Semarang untuk isolasi mandiri," katanya.
Bila terjadi lonjakan wisatawan, dia tidak khawatir lantaran tempatnya sangat luas. Kendati demikian, jumlah pengunjung maksimal 200 orang.
Baca Juga:Taman Budaya Bantul Dibangun Mulai 2023, Berfungsi untuk Inkubasi Seni dan Budaya
"Tidak ada masalah karena tempatnya lima hektare dan wisatawan bisa dibawa ke hutan. Kami batasi sampai 200 wisatawan," imbuhnya.