alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Beredar Daftar Destinasi Wisata di Sleman Sudah Dibuka, Kepala Dispar: Hoaks!

Galih Priatmojo Kamis, 23 September 2021 | 18:34 WIB

Beredar Daftar Destinasi Wisata di Sleman Sudah Dibuka, Kepala Dispar: Hoaks!
Jeep Lava Tour di Museum Gunung Merapi (mgm.slemankab.go.id)

beredar daftar sejumlah destinasi wisata di sleman yang sudah dibuka

SuaraJogja.id - Jagad media sosial diramaikan dengan adanya unggahan daftar sejumlah destinasi wisata di Sleman yang sudah dibuka. Mengetahui hal itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman angkat bicara.

Kepala Dispar Sleman Suparmono menerangkan, hingga saat ini baru ada tiga destinasi wisata di Sleman yang sudah mengantongi izin resmi uji coba buka dari kementerian.

Pada sebelumnya, Pemkab Sleman meresmikan ujicoba pembukaan Tebing Breksi, disusul dengan Merapi Park pada Kamis (23/9/2021) dan Keraton Ratu Baka pada Jumat (24/9/2021).

"Sehingga kalau ada tempat pariwisata di luar ini sudah buka, itu hoaks. Beritanya itu hoaks," ungkapnya, Kamis.

Baca Juga: Lintasi Jalan Turi di Sleman Saat Dini Hari, Kaca Truk Pecah Dilempar Benda Keras

Hingga Rabu (22/9/2021) siang, diketahui total objek wisata, hotel, restoran dan sejumlah destinasi lain di Sleman yang sudah memegang sertifikat CHSE ada sebanyak 128. CHSE ini diketahui menjadi salah satu syarat sebuah destinasi wisata dinyatakan bisa uji coba buka di masa pandemi Covid-19.

"Yang lain sedang berproses mengajukan. Kami dorong supaya cepat, karena nanti syarat ke depan CHSE," tuturnya.

Sementara itu untuk desa wisata, sudah ada satu desa wisata yang mengantongi CHSE, desa wisata lainnya masih berproses.

"Kemarin pertemuan lagi dengan pengelola desa wisata, agar segera diurus. Nanti bareng-bareng, [ada] pendampingan terus-menerus," imbuh eks Panewu Cangkringan ini.

Tak ada kendala berarti dalam upaya setiap destinasi wisata untuk bisa mendapatkan sertifikasi CHSE. Hanya saja, karena sertifikasi ini merupakan sesuatu yang baru, maka masyarakat masih menyesuaikan diri, lanjut dia.

Baca Juga: Terapkan Prokes Lebih Ketat, Begini Keseruan Movie Date di XXI Sleman City Hall

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyebutkan, diharapkan secara berangsur lebih banyak destinasi wisata yang akan dibuka, di Seman.

"Karena ada syarat tertentu, salah satunya harus kantongi CHSE dan juga QR Code akses PeduliLindungi. Semua yang ada di destinasi sudah harus vaksin," tegasnya.

Adanya syarat-syarat yang menjadi indikator tadi sebagai bagian dari pemberian rasa aman, bahwa destinasi wisata sudah memenuhi syarat.

"Kami sangat paham sektor wisata mengalami penurunan yang sangat drastis. Tentunya kita tidak boleh lengah dan putus asa. Harus kita bangkitkan lagi, salah satu tujuannya yakni destinasi wisata juga salah satu penopang ekonomi bisa dilaksanakan lagi," ungkapnya.

Menurut Danang, masyarakat bisa mengakses informasi destinasi wisata di DIY yang sudah buka beserta daya tampungnya, lewat halaman dan aplikasi Visiting Jogja.

"Agar masyarakat yang mengunjungi tidak kecelik," ucapnya.

Ia mengimbau, seluruh destinasi wisata dan usaha jasa pariwisata lain yang sudah beroperasi, tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

Kontributor : Uli Febriarni

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait