alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ustaz Yazid Sebut Umat Islam Dilarang Dukung Pemain Bola Kafir, Dipertanyakan Abu Janda

Eleonora PEW Rabu, 06 Oktober 2021 | 10:54 WIB

Ustaz Yazid Sebut Umat Islam Dilarang Dukung Pemain Bola Kafir, Dipertanyakan Abu Janda
Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. (YouTube/Rodja TV)

Disebutkan bahwa memajang foto dan mengenakan kaos pemain bola nonmuslim juga tak diperbolehkan.

SuaraJogja.id - Potongan ceramah Ustaz Yazid Jawas soal dukungan terhadap pemain bola kafir diperbincangkan warganet.

Perdebatan soal ceramah Ustaz Yazid ini viral setelah diunggah pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda di Instagram pada Selasa (5/10/2021).

Dalam cuplikan cearmah berdurasi kurang dari satu menit itu, Ustaz Yazid mengatakan, umat Islam dilarang mengidolakan pemain bola kafir.

Abu Janda lantas mempertanyakan isi ceramah tersebut dengan meminta pendapat para pengikutnya di Instagram.

Baca Juga: Heboh Ustaz Sebut Ngefans Pemain Bola Nonmuslim Masuk Golongan Munafik

“Kata ustaz ini, muslim yang ngefans sama Cristiano Ronaldo masuk golongan munafik. Bagaimana menurut saudara dan warga IG?” tulis Abu Janda di keterangan unggahan, dikutip Hops--jaringan SuaraJogja.id, Rabu (6/20/2021).

Dalam ceramahnya itu, Ustaz Yazid menjelaskan bahwa umat Islam tidak boleh mengidolakan pemain bola kafir.

“Antum menyukai pemain bola kafir, boleh enggak? Enggak boleh!” ujar Ustaz Yazid dari balik mimbar.

Bukan hanya itu, dia menambahkan, memajang foto dan mengenakan kaos pemain bola nonmuslim juga tak diperbolehkan. Sebab, jika hal tersebut dilakukan, maka umat Islam sama saja telah membela golongan kafir.

“Dipajang fotonya, (dipakai) kaosnya, enggak boleh! Dia mencintai orang kafir, loyal kepada orang kafir, membela orang kafir,” tegasnya.

Baca Juga: Viral Ustaz Yazid Larang Idolakan Pemain Bola Non Muslim, Golongan Munafik

Lebih jauh, Ustaz Yazid menambahkan, mendukung pemain bola nonmuslim membuat iman seorang muslim rusak. Bahkan, jika terus-terusan dilakukan, bukan tak mungkin mereka masuk ke golongan munafik.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait