Warga Kenekan Tergusur Revitalisasi Benteng Wetan Keraton, Begini Nasib Pengusaha Seragam

Meski baru warga di Jalan Kenekan yang tergusur, di sisi utara lokasi itu terdapat puluhan bangunan usaha milik warga lain.

Eleonora PEW | Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:03 WIB
Warga Kenekan Tergusur Revitalisasi Benteng Wetan Keraton, Begini Nasib Pengusaha Seragam
Suasana Jalan Ibu Ruswo, Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, Kota Jogja di simpang tiga Pelngkung Wijilan saat siang hari, Kamis (14/10/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

SuaraJogja.id - Revitalisasi Benteng Wetan Keraton Yogyakarta sudah dimulai dengan pemberian tali asih kepada puluhan warga di Jalan Kenekan, Kalurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Jogja. Sebanyak 39 bidang rumah di lokasi itu harus segera pindah awal Desember 2021.

Meski baru warga di Jalan Kenekan yang tergusur, di sisi utara lokasi itu terdapat puluhan bangunan usaha milik warga lain. Berada di Jalan Ibu Ruswo, Kalurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, pemilik bangunan masih menunggu kejelasan Pemda DIY jika mereka ikut terdampak pembangunan Benteng Wetan Keraton.

Seorang anak pemilik usaha seragam sekolah dan pramuka, Rifka Amalia (26) mengaku sudah mendengar jika pembangunan Benteng Wetan akan berlanjut hingga ke barat sampai ke Plengkung Wijilan. Namun perangkat wilayah atau Pemda DIY belum melakukan sosialisasi kepada warga di Jalan Ibu Ruswo itu.

Sejumlah pengendara melintas di Jalan Ibu Ruswo Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, Kota Jogja, Kamis (14/10/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Sejumlah pengendara melintas di Jalan Ibu Ruswo Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, Kota Jogja, Kamis (14/10/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

"Dulu hanya pemberitahuan saja kalau benteng akan dibangun sampai Plengkung Wijilan. Tapi kenyataannya baru rumah warga di Jalan Kenekan saya yang diminta pindah, kalau kami malah belum," terang Rifka ditemui Suarajogja.id di tempat usahanya, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga:Tangis AKP Janpiter Pecah Saat Tinggalkan Polsek Percut Sei Tuan, Pesan Terakhirnya...

Rifka menjelaskan bahwa usaha keluarga yang dirintis sejak 30 tahun silam ini menggunakan tanah hak milik. Sehingga butuh waktu jika memang pemerintah akan menggusur tempat usahanya.

"Kalau tempat kami ini kan hak milik ya. Memang hanya digunakan untuk toko saja. Tapi beberapa pengusaha juga menjadikan tempat tinggal atau rumah toko. Kebanyakan di sepanjang jalan ini hak milik (status tanahnya)," ungkap dia.

Pihaknya belum begitu memikirkan lokasi baru yang akan digunakan jika memang revitalisasi Benteng Wetan berdampak ke tempatnya. Namun jika harus tergusur, pemerintah harus membeli dengan harga yang wajar.

"Sebenarnya berat ya jika harus pindah, karena penghidupan kami dengan berjualan di sini. Tapi ketika terpaksa dibeli (oleh Pemda) ya harus dapat ganti untung," katanya.


Terpisah, pemilik usaha mainan anak, Candra Darmawan (43) mengaku pemerintah harus memberikan ganti rugi yang layak jika memang menggusur bangunan miliknya.

Baca Juga:3 Kapolsek Percut Sei Tuan Dicopot, Terbaru Pedagang Wanita Dianiaya Jadi Tersangka

"Kalau untuk pembangunan dan penataan Keraton ya kami dukung. Saya dengan Sri Sultan HB X sendiko dawuh. Tapi jika tergusur ya gantinya harus layak," ungkap dia.

Bukan tanpa alasan Darmawan mengharapkan hal tersebut. Pasalnya warga asli Jogja ini juga memiliki bangunan di Jalan Kenekan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang jualannya.

"Kemarin ada tim appraisal yang menghitung bangunan saya di Jalan Kenekan. Tapi dari jumlahnya hanya dinilai Rp184 juta. Padahal dengan luas bangunan yang sama tapi sudah pernah dibongkar dan dibayar Pemda DIY, harganya lebih tinggi," kata dia.

Selain itu kata Darmawan, sejumlah warga lain juga mendapat nilai tali asih yang dinilai kecil.

"Ada yang dapat Rp50-60 juta itu yang sisi selatan Benteng (Jalan Mangunnegaran Wetan). Ya memang ada yang sampai ratusan juta tapi tidak lebih dari Rp200 juta," kata dia.

Sebelumnya, sejumlah warga di Jalan Kenekan diminta segera angkat kaki di awal Desember 2021 dari tempat tinggalnya. Bangunan yang berdiri di atas tanah Magersari itu nantinya akan dibangun untuk revitalisasi Benteng Wetan hingga ke Plengkung Wijilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak