alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkot Jogja Dirikan Posko Vaksinasi di Malioboro, Sediakan 100 Vaksin

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:02 WIB

Pemkot Jogja Dirikan Posko Vaksinasi di Malioboro, Sediakan 100 Vaksin
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Dalam satu hari, jumlah vaksin yang disediakan sebanyak 100 dosis.

SuaraJogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mendirikan posko untuk vaksinasi Covid-19 serta tes antigen. Posko ini akan menyasar wisatawan ataupun orang yang melintas di kawasan Malioboro.

"Posko ini sudah kami cobakan mulai hari ini pukul 10.00-12.00 WIB," kata Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi, Sabtu (23/10/2021).

Dalam satu hari, sambungnya, jumlah vaksin yang disediakan sebanyak 100 dosis. Untuk tes rapid antigen sendiri kuotanya 100 orang.

"Jadi vaksin Covid-19 yang kami siapkan ada 100 dosis dan yang akan dilakukan rapid tes antigen secara acak juga 100 orang," katanya.

Baca Juga: Rekomendasi 10 Hotel Bintang 5 di Jogja untuk Liburan Mewah, Keren dan Nyaman

Apabila ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka akan langsung ditangani. Dia menyampaikan, sembari posko tersebut melakukan simulasi, pihaknya akan melakukan evaluasi apa yang kurang.

Kendati ada posko vaksinasi Covid-19 di Malioboro, pihaknya tidak akan mendirikan posko vaksinasi di Terminal Giwangan. Alasannya, akan banyak wisatawan yang belum divaksin lalu datang ke Terminal Giwangan sehingga dikhawatirkan terjadi penumpukan.

"Nanti kalau mereka ke sini semua tanpa vaksin malah repot. Kalau sudah masuk Kota Jogja tapi ternyata belum divaksin akan dibantu," terangnya.

Selain itu, Heroe mengimbau orang yang masuk ke Kota Jogja harus melindungi keluarga maupun orang yang didatangi. Ketua RT dan RW diminta untuk melakukan pendataan jika ada pendatang yang masuk.

"Kami pun sudah komunikasi dengan ketua RT dan RT jika ada yang berkunjung paling tidak mereka sudah harus tervaksin," imbuhnya.

Baca Juga: Malioboro Ramai Wisatawan, GKR Bendara: Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Kebangkitan Pariwisata

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono mengusulkan kepada Pemkot Jogja agar tidak menolak wisatawan yang belum divaksin. Dengan adanya posko vaksinasi di Malioboro, katanya, bisa menjadi promosi atau branding DIY wisata vaksin.

"Sehingga akan semakin banyak wisatawan yang akan datang ke Jogja. Ini akan lebih banyak menarik jumlah wisatawan," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait