alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengertian Otot Polos, Ciri-ciri hingga Mekanisme Gerak

Pebriansyah Ariefana Selasa, 26 Oktober 2021 | 07:02 WIB

Pengertian Otot Polos, Ciri-ciri hingga Mekanisme Gerak
Kram otot kaki. (shutterstock)

Otot polos ini bekerja di luar kesadaran tanpa diperintah oleh otak dan dipengaruhi oleh saraf otonom, yakni saraf simpatik dan parasimpatik.

SuaraJogja.id - Dalam kehidupan keseharian, otot dapat dikatakan sebagai daging. Otot memiliki fungsi untuk menggerakkan tulang kita. Berdasarkan jenisnya, otot terdiri dari tiga macam, yaitu otot polos, otot lurik, dan otot jantung. Nah kali ini kita akan membahas mengenai otot polos, yuk simak pengertian otot polos!

Otot polos disebut juga sebagai otot dalam tubuh. Karena otot polos terletak pada saluran alat dalam tubuh, seperti saluran pencernaan, pembuluh darah, saluran pernapasan, saluran kelamin, dan dindim rahim.

Otot polos ini bekerja di luar kesadaran tanpa diperintah oleh otak dan dipengaruhi oleh saraf otonom, yakni saraf simpatik dan parasimpatik.

Setiap otot dalam tubuh manusia memiliki cirinya masing-masing, sedangkan otot polos memiliki ciri-ciri sebagai berikut,

Baca Juga: Otot Lurik: Fungsi, Ciri-cirinya dan Perbedaannya dengan Otot Polos serta Otot Jantung

  • Sel berbentuk gelendong yang kedua ujungnya meruncing
  • Memiliki 1 inti sel yang terletak di tengah sel
  • Bekerja secara tidak sadar, higga disebut dengan otot tak sadar
  • Reaksi kerjanya lambat dan teratur
  • Tidak mudah lelah

Terdapat dalam bagian tubuh seperti, pencernaan, pembuluh darah, alat pernapasan, alat ereksi, saluran kelamin, dan dindim rahim (uterus)

Otot memiliki kemampuan untuk berkontraksi, sehingga otot dapat dikatakan sebagai alat gerak aktif. Kontraksi yang ada menyebabkan tulang dapat bergerak. Otot memiliki tiga karakteristik, antara lain

  • Kontraktibilitas : kemampuan untuk memendek
  • Ekstensibilitas : kemampuan untuk memanjang
  • Elastisitas : kemampuan untuk Kembali ke ukuran semula

Mekanisme gerak otot polos

Mekanisme dasar kontraksi otot polos sama seperti otot lurik, memiliki serabut yang mengandung aktin dan miosin, tetapi miofilamen tersebar. Dalam serabut otot polos kecil, maka ion Ca++ disimpan dalam cairan ekstraseluler.

Akivasi untuk kontraksi terdiri dari pemasukan ion Ca++ dan pembentukan jembatan silang antara aktin dan miosin. Saat jembatan terbentuk, filamen aktin menarik “benda padat” yang berada di posisi tetap di dalam sitoplasma dan serabut memendek.

Baca Juga: Apa itu Otot Polos? Ini Ciri-ciri, Jenis, Fungsi dan Letaknya

Kontributor : Vincentia Ivena Kasatyo

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait