Contoh Soal Hukum Kekekalan Massa Bahan Magnesium dan Logam, Plus Cara Menghitung

Penemu Hukum Kekekalan Massa adalah ahli kimia dari Perancis bernama Antoine Laurent Lavoisier (1743-1794).

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 29 Oktober 2021 | 18:17 WIB
Contoh Soal Hukum Kekekalan Massa Bahan Magnesium dan Logam, Plus Cara Menghitung
Hukum Kekekalan Massa (Youtube Tetty's Chemistry Class)

SuaraJogja.id - Dalam pelajaran kimia ada istilah hukum kekekalan massa. Rumus hukum kekekalan massa ini dipakai untuk menghitung logam merkuri menjadi merkuri oksida. Bagaimana caranya?

Berikut ini percobaan Hukum Kekekalan Massa yang dilakukan oleh Lavoisier. Dalam percobaan hukum lavoisier, Antoine Laurent Lavoisier melakukan percobaan dengan memanaskan merkuri oksida (HgO) sehingga menghasilkan logam merkuri (Hg) dan gas oksigen (O2) dengan reaksi atau rumus hukum lavoisier berikut:

2HgO(l)+O2(g)→2Hg(s)+2O2(g)

Selanjutnya, kedua produk tersebut direaksikan kembali dan terbentuklah merkuri oksida. Hal ini menunjukkan bahwa massa gas oksigen yang dihasilkan pada pembakaran merkuri oksida sama dengan massa oksigen yang diperlukan untuk mengubah logam merkuri menjadi merkuri oksida.

Baca Juga:Terungkap, Zat Kimia Tumpah Saat Kecalakaan Beruntun Tol Tangerang-Merak Bisa Bikin Sesak

Contoh Soal Hukum Kekekalan Massa dan Pembahasan

Terdapat Zat A + B -> C + D

Zat A + B disebut zat pereaksi (reaktan) dan zat C + D disebut zat hasil reaksi (produk).

Setelah bereaksi, massa zat reaktan akan sama dengan produksi bila reaksi dilakukan pada ruang tertutup.

Melansir dari tayangan YouTube Tetty's Chemistry Class, berikut contoh soal dan pembahasannya.

Baca Juga:Cek Sekarang, Ini 4 Bahan Kimia Berbahaya yang Terkadung di Makeup

1. Terdapat magnesium 12 (Mg) bereaksi dengan unsur 16 belerang atau sulfur (S), maka berapa Magnesium Sulfida (MgS) yang dihasilkan? Tuliskan persamaan reaksinya.

Jawab:

12gram Mg + 18gram S -> 28gram MgS.

2. Terdapat 28 gr kalsium oksida (CaO) bereaksi dengan 22 gr Karbon Dioksida (CO2) menghasilkan reaksi apa?

Jawab:

28 gram kalsium oksida bereaksi dengan 22 gram karbon dioksida menghasilkan 50 Calsium Carbonat (CaCO3).

28 gr CaO + 22 gr CO2 -> 50 CaCO3

3. Sebanyak 31,75 gr logam tembaga (I) direaksikan dengan 8 gr gas oksigen dalam wadah tertutup membentuk tembaga (II) oksida 2 Cu(s) + O2 (g) -> 2 CuS (s), berapa massa zat yang dihasilkan?

Jawab:

2 Cu(s) + O2 -> 2 CuS

31,75 gr Cu(s) + 8 gr O2-> 39,79 gr CuS

4. Pada pembakaran magnesium di udara akan dihasilkan magnesium oksida. Jika magnesium yang dibakar sebanyak 0,098 gram dan menghasilkan 0,162 gram MgO (magnesium oksida). Berapa massa gas oksigen yang dipakai dalam reaksi tersebut?

Jawab:

Mg(s) + O2 (g) -> MgO(s)
0,098 gr + O2 (g) -> 0,162 gr
O2 (g) = 0,162 gr - 0,098 gr
O2 (g) = 0,064gr.

5. Sebanyak 100 gram batu kapur (CaCO3) dipanggang di dalam tungku, ternyata terbentuk 56 gram kapur tohor (CaO) dan gas karbondioksida. Tuliskan persamaan reaksinya dan tentukan berapa gram gas CO2 (Karbondioksida) yang keluar dari tungku tersebut?

Jawab:

CaCO3 -> CaO + CO2

100 gram -> 56 gram + CO2

100 gram - 56 gram -> CO2

4 gram -> CO2.

Pengertian Hukum Kekekalan Massa dan Sejarahnya

Penemu Hukum Kekekalan Massa adalah ahli kimia dari Perancis bernama Antoine Laurent Lavoisier (1743-1794). Lavoisier menyelidiki antara berat (massa) zat sebelum dan sesudah reaksi. Ia menemukan hukum kekekalan massa pada tahun 1789.

Karena penemuannya itu, Lavoisier dikenal dengan nama bapak kimia modern. Sebelumnya, Mikhail Lomonosov (1748) juga telah mengajukan ide yang serupa dan telah membuktikannya dalam eksperimen. Namun, kekekalan massa sulit dipahami karena keadaan gaya bouyan atmosfer bumi.

Menurut hasil penyelidikan Lavoisier, jumlah zat-zat sebelum dan sesudah reaksi akan selalu sama dengan jumlah massa zat-zat sesudah reaksi bila dalam sistem tertutup. Namun, perubahan materi umumnya berlangsung dalam sistem terbuka, sehingga bila hasil reaksi ada yang meninggalkan sistem atau sesuatu zat dari lingkungan diikat, maka massa zat sebelum dan sesudah reaksi menjadi berbeda.

Kesimpulan yang diambil Lavoisier bahwa hukum kekekalan massa adalah "Massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap".

Oleh karena itu, pengertian hukum kekekalan massa atau Lavoisier’s law adalah suatu hukum yang menyatakan massa dari suatu sistem tertutup akan konstan meskipun terjadi berbagai macam proses di dalam sistem tersebut di mana dalam sistem tertutup Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama (tetap/konstan).

(Lolita Valda Claudia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak