facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Top 5 SuaraJogja: PNS Jual Aset Daerah Dicopot, Eks Napi Korban Dugaan Kekerasan di Lapas

Eleonora PEW Selasa, 02 November 2021 | 07:58 WIB

Top 5 SuaraJogja: PNS Jual Aset Daerah Dicopot, Eks Napi Korban Dugaan Kekerasan di Lapas
Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY menerima aduan dari sejumlah eks Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta pada Senin (1/11/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Kemenkumham DIY pun angkat bicara setelah korban melapor.

SuaraJogja.id - Seorang oknum PNS dicopot dari jabatannya setelah menjual aset daerah. Sementara itu, seorang eks napi lapas narkotika diduga menjadi korban kekerasan dan mengungkapkan kengerian dalam lapas.

Kemenkumham DIY pun angkat bicara setelah korban melapor. Di sisi lain, Gus Miftah laku menjual blangkon kesayangannya seharga Rp200 juta.

Tak kalah mencuri perhatian publik, Juragan 99 membanjiri Trimah, lansia yang dititipkan tiga anaknya ke griya lansia, dengan perhiasang hingga baju. Berikut lima berita terpopuler SuaraJogja.id pada Senin (1/11/2021) kemarin:

1. Oknum PNS di Sleman Akhirnya Dicopot dari Jabatan Usai Ketahuan Jual Aset Daerah

Baca Juga: Respon Dugaan Kekerasan di Lapas, Kanwil Kemenkumham DIY: Sentuh Saja Sudah Melanggar HAM

Top 5 SuaraJogja: PNS Jual Aset Daerah Dicopot, Eks Napi Korban Dugaan Kekerasan di Lapas - 1

Penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh oknum PNS berinisial AS, berujung pada dicopotnya jabatannya di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Oknum yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala bidang di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Sleman itu bahkan diturunkan golongannya dari Eselon III menjadi Eselon IV.

Sekretaris Daerah Sleman Harda Kiswaya mengatakan persoalan yang membelit oknum PNS berinisial AS tersebut sudah diselesaikan di tingkat internal, dalam hal ini Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Baca selengkapnya

2. Blangkon Kesayangan Gus Miftah Dibeli Putra Siregar Rp200 Juta, Blangkon Termahal di Dunia

Baca Juga: Muncul Dugaan Kekerasan di Lapas Narkotika, Begini Penjelasan Kemenkumham DIY

Top 5 SuaraJogja: PNS Jual Aset Daerah Dicopot, Eks Napi Korban Dugaan Kekerasan di Lapas - 2

Gus Miftah baru saja mengunggah sebuah foto diri bersama dengan blangkon kesayangannya. Dalam keterangan foto yang diunggah ia menyebut bahwa blangkon tersebut telah laku sebesar Rp200 juta.

Dalam unggahan foto kolase di akun Instagramnya Gus Miftah menerangkan bahwa blangkon tersebut sengaja dilelang untuk kegiatan amal pesantren asuh.

Baca selengkapnya

3. Diduga Alami Penyiksaan di Lapas Narkotika, Eks Napi Ini Ungkap Kengerian di Balik Jeruji

Top 5 SuaraJogja: PNS Jual Aset Daerah Dicopot, Eks Napi Korban Dugaan Kekerasan di Lapas - 3

Sejumlah eks Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta yang berada di Pakem, Sleman mendatangi Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY pada Senin (1/11/2021).

Tujuannya untuk melaporkan terkait dugaan penyiksaan yang diterima mereka semasa berada di dalam lapas oleh para oknum sipir.

Baca selengkapnya

4. Dititipkan ke Panti Jompo, Trimah Dibelikan Juragan 99 Perhiasan hingga Baju

Top 5 SuaraJogja: PNS Jual Aset Daerah Dicopot, Eks Napi Korban Dugaan Kekerasan di Lapas - 4

Kabar tentang lansia bernama Trimah rupanya menggerakkan hati Gilang Widya Permana alias Juragan 99 dan istrinya, Shandy Purnamasari.

Mereka berdua pun langsung mengunjungi Trimah di Griya Lansia Husnul Khatimah, Malang, Jawa Timur dan memberikan banyak bantuan.

Baca selengkapnya

5. Muncul Dugaan Kekerasan di Lapas Narkotika, Begini Penjelasan Kemenkumham DIY

Top 5 SuaraJogja: PNS Jual Aset Daerah Dicopot, Eks Napi Korban Dugaan Kekerasan di Lapas - 5

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DIY Gusti Ayu Putu Suwardani angkat bicara mengenai dugaan kasus penganiayaan terhadap warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta yang berada di Pakem, Sleman.

Namun dalam kesempatan ini ia justru mengaku belum mendapatkan laporan terkait hal tersebut dari pihak lapas sendiri.

Baca selengkapnya

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait