facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Kukuh Kudamai Sosok di Balik Lagu Viral Mendung Tanpo Udan, Gara-gara Terjebak PSBB

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono Jum'at, 05 November 2021 | 17:58 WIB

Cerita Kukuh Kudamai Sosok di Balik Lagu Viral Mendung Tanpo Udan, Gara-gara Terjebak PSBB
Pencipta Lagu Mendung Tanpo Udan yaitu Kukuh Prasetyo (29) berpose dengan gitar. (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Kukuh menciptakan lagu Mendung Tanpo Udan saat terjebak di Jakarta akibat adanya PSBB

Kukuh menyebutkan untuk ke depannya ia belum dapat memastikan apakah akan terus berkarya menulis lagu berbahasa jawa. Kendati demikian, dia akan tetap konsisten berkarya bermuatan Bahasa Jawa.

"Tetap berkarya baik itu menulis lagu maupun akting tetap prinsipnya Bahasa Jawa," paparnya.

Bahasa Jawa amat melekat di dirinya karena berawal dari karirnya yang bergabung dengan musik komunitas teater bahasa jawa pada 2011 bernama teater Sego Gurih kini ganti nama jadi Sego Jenuk.

"Secara enggak langsung itu kemudian yang mempengaruhi karya-karyaku," ujar dia.  

Baca Juga: Muncul Klaster Covid-19, Bupati Bantul Sebut Masyarakat Mulai Abai Protokol Kesehatan

Pencipta Lagu Mendung Tanpo Udan yaitu Kukuh Prasetyo (29) berpose dengan gitar. (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)
Pencipta Lagu Mendung Tanpo Udan yaitu Kukuh Prasetyo (29) berpose dengan gitar. [instagram]

Alasan lainnya adalah Bahasa Jawa ternyata dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat meski tidak paham bahasanya. Dengan kata lain, barrier language atau sekat perbedaan bahasa di Indonesia dapat ditembus dengan lagu.

"Lagunya bisa dinyanyikan oleh warga Indonesia lainnya yang bukan penutur Bahasa Jawa," katanya.

Di samping itu, jika keenam lagu yang berkaitan dengan hal di atas sudah selesai bakal disalurkan ke medium lain yaitu novel dan film. Namun, dia belum tahu kapan kedua proyek itu akan dikerjakan.

"Kenapa ingin bikin novel dan film karena untuk pencapaian dalam hidupku besok kalau udah nikah ada yang diceritakan ke anak," imbuhnya.

Baca Juga: Anak Usia 6-11 Tahun Bisa Divaksin, Bupati Bantul Bilang Begini

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait