SuaraJogja.id - Heralius Daru Indrajaya kini telah menjadi penyanyi terkenal di blantika musik tanah air. Dengan mengusung nama Ndarboy Genk, kini nDaru perlahan berubah menjadi sosok Ambyar, sebuah julukan yang pernah melekat pada diri penyanyi campursari legendaris, Didi Kempot.
Bahkan baru-baru ini, pria kelahiran 1995 tersebut mendapatkan penghargaan sebagai penyanyi ter-Ambyar tahun 2021 dari sebuah stasiun televisi swasta kenamaan. Sebuah penghargaan yang dianggap sangat membanggakan bagi nDaru.
Selasa (5/10/2021) ini, warga RT 04 Padukuhan Daleman Kalurahan Gilangharjo Kapanewon Pandak secara khusus menggelar acara syukuran. Mereka menggelar acara makan-makan di rumah orangtuanya nDaru. Bupati Bantul Abdul Halim Muslich nampak hadir dalam syukuran tersebut.

Dalam acara syukuran tersebut, Bupati Bantul bahkan terlihat turut bernyanyi bersama Ndarboy Genk (nDaru dan diiri genk-nya). Banyak ibu-ibu di RT tersebut lantas ikut berjoget dan bernyanyi bersama dengan keduanya.
Baca Juga:Gudang Triplek di Bantul Kebakaran, Damkar Kerahkan 13 Armada untuk Padamkan
Ketua RT 04, Purwadi mengaku sengaja menggelar syukuran karena merasa bangga dengan prestasi salah satu warganya, nDaru. Pemuda yang tinggal di desa mampu berbicara di tingkat nasional dalam bermusik. Karena mereka sama sekali tak menyangka jika salah satu warga RT 04 bisa terkenal seantero nusantara.
"Ya banggalah. Wong tetangga kita bisa berprestasi,"ujar Purwadi, Selasa di sela acara syukuran.
Purwadi mengungkapkan acara syukuran tersebut murni inisiasi warga RT 04 dengan mendapat dukungan dari keluarga besar nDarboy Genk. Warga secara swadaya menggelar acara syukuran sebagai bentuk kebahagiaan mereka. Berkat Ndarboy Genk, kini Gilangharjo jadi terkenal.
Tetap Ikut Ronda Malam
Meski sudah terkenal namun tak lantas membuat nDarboy sombong. Di sela kesibukannya sebagai artis, ketika di rumah lelaki ini pasti menyapa tetangganya terutama para pemuda di sekitar rumahnya.
Baca Juga:Aset Budaya, 1.000 Pelaku Seni di Bantul Sudah Divaksin Sampai Dosis Kedua
Bahkan, menurut Purwadi, nDaru tetap ikut ronda malam bersama-sama dengan pemuda setempat. Kebetulan nDaru mendapat jatah jadwal ronda setiap Sabtu malam (malam Minggu) bersama pemuda atau anggota karangtaruna setempat.