Sekolah-Sekolah di Jogja Belum Dapat Sosialisasi Swab Antigen Acak

Sampai hari ini belum ada informasi terkait sosialisasi swab antigen acak yang menyasar ke anak sekolah.

Eleonora PEW | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 08 November 2021 | 21:30 WIB
Sekolah-Sekolah di Jogja Belum Dapat Sosialisasi Swab Antigen Acak
[ILUSTRASI] Siswa, guru dan tenaga kependidikan di SMPN 10 Depok menjalani swab test antigen, Selasa (19/10/2021). [Suarabogor.id/Immawan]

SuaraJogja.id - Penerapan swab antigen acak di lingkungan pendidikan di Kota Jogja belum ada kejelasan. Meski sudah direncanakan digelar pada November 2021, sejumlah sekolah tidak mendapat sosialisasi dari Pemkot Yogyakarta.

Kepala Sekolah SMPN 8 Yogyakarta Retna Wuryaningsih mengaku hingga saat ini belum ada pemberitahuan terkait rencana swab antigen secara acak ke sekolahnya.

"Kalau rencana itu kami belum dapat pemberitahuan apa pun. Jadi belum bisa menyiapkan apa-apa," terang Retna dihubungi wartawan, Senin (8/11/2021).

Selain itu, Kepala Sekolah SDN Lempuyangwangi Yogyakarta Esti Kartini juga belum mendapat kejelasan terkait program Pemkot Yogyakarta itu.

Baca Juga:Dipercepat, Pembangunan Kawasan Pedestrian Jalan Jensud Capai 52 Persen

"Sejauh ini belum ada sosialisasi, untuk mekanisme juga belum dibuat," jelas Esti.

Terpisah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kehumasan SMA 3 Yogyakarta Didik Purwaka menyebut bahwa sampai hari ini belum ada informasi terkait sosialisasi swab antigen acak yang menyasar ke anak sekolah.

"Sampai hari ini belum ada informasi terkait itu (swab antigen acak)," ujar Didik.

Dikonfirmasi terkait kelanjutan swab antigen di lingkungan pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori tidak memberikan detail mekanisme pelaksanaanya. Ia hanya mengarahkan untuk ke Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

"Kalau koordinasi ke kami sudah, tapi langsung ke Dinas Kesehatan saja. Kami hanya menyediakan yang dites (siswa) siapa," kata Budi.

Baca Juga:Bantaran Kali Code Dipasang Larangan Aktivitas, Pedagang Kecewa karena Tak Ada Kesepakatan

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan pihaknya justru menunggu jadwal dari Disdikpora untuk pelaksanaannya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak