- Bawang putih sering dijadikan bumbu yang mendomiasi olahan masakan
- Ditemukan banyak makanan bersantan
- Lebih menyukai rasa manis dibandingkan masakan lainnya
- Contoh makanan khas Jawa Tengah adalah nasi gandul
3. Jawa Timur
- Banyak menggunakan terasi dan petis untuk memberikan rasa pada makanan
- Agak pedas
- Masakannya lebih banyak diolah dengan direbus, dibakar dan digoreng
- Contoh masakan Jawa Timur adalah Rujak Cingur
4. Sumatera
- Memakai bumbu banyak, terutama Sumatera Barat
- Banyak menggunakan cabai, sehingga masakannya relatif pedas
- Sedangkan di daerah Sumatera Selatan suka dengan masakan asam
- Masakan dimatangkan dengan cara digoreng, direbus dan dibakar
- Waktu memasaknya cukup lama
- Di Sumatera Barat banyak yang menggunakan santan dan kental
- Makanan sayuran tidak banyak, hanya untuk variasi
- Contoh makanan di Sumatera adalah rendang
5. Sulawesi
- Banyak menggunakan olahan ikan
- Rasanya asam pedas
- Contoh makanannya adalah bubur jagung, uta kelo
Seiring berkembangnya zaman, adanya interaksi antar orang dari luar daerah yang semakin tinggi melahirkan banyak masakan campuran yang turut memperkaya produk makanan mhas daerah.
Baca Juga:Terungkap Motif Pembunuhan Janda di Gresik, Korban Tak Mau Diajak Balikan
Bahan utama makanan yang berasal dari hewani dan nabati mengandung nutrisi, terutama karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin. Namun jumlah bahan utama itu berbeda-beda di masing-masing daerah. Tergantung tekstur, cita rasa dan warnya yang diinginkan.
Berikut makanan khas daerah yang mengandung nutrisi:
1. Karbohidrat. Nutrisi ini biasa didapat pada makanan seperti beras, gandum dan umbi-umbian.
Contohnya: Nasi Jamblang, getuk, nasi liwet.
2. Protein. Nutrisi ini biasa didapat pada makanan hasil hewani, seperti daging, ikan, telur dan susu.
Baca Juga:KPK Akan Bongkar Aliran Suap ke BPK Perwakilan Sulsel
Contohnya: Ayam lodho, bebek songkem, telur asin, ayam betutu