Ada Ancaman Bencana Hidrometerologi, BPBD Sleman Pastikan Warga Sudah Diedukasi Mitigasi

Potensi bencana di Sleman meliputi tanah longsor, banjir lahar, hingga pohon tumbang akibat angin kencang.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 16 November 2021 | 22:11 WIB
Ada Ancaman Bencana Hidrometerologi, BPBD Sleman Pastikan Warga Sudah Diedukasi Mitigasi
[ILUSTRASI] Warga beraktivitas dengan latar belakang awan hitam di kawasan Setu Cikaret, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/12/2020). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

SuaraJogja.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman menyatakan telah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan penanganan mitigasi bencana. Hal itu bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat agar lebih tanggap terhadap potensi ancaman bencana di musim hujan ini.

Kepala Seksi Mitigasi Bencana BPBD Sleman Joko Lelono mengatakan, potensi bencana di Bumi Sembada sendiri meliputi tanah longsor, banjir lahar, hingga pohon tumbang akibat angin kencang. Potensi bencana itu tersebar di sejumlah wilayah yang ada sehingga masyarakat harus siap menghadapi kondisi tersebut.

"Warga sudah diberi pengarahan soal mitigasi. Kalau warga di Prambanan kita sering melakukan sosialisasi, sekalian untuk peningkatan kapasitas masyarakatnya," kata Joko saat dihubungi awak media, Selasa (16/11/2021).

Joko menyebut tidak jarang BPBD Sleman juga mengajak sejumlah pihak lain untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi bencana. Dalam edukasi itu, masyarakat diberikan pengetahuan dasar mengenai tanda atau ciri terjadinya bencana.

Baca Juga:Ancaman Tanah Longsor Mengintai di Sleman, Ini Wilayah yang Harus Diwaspadai

Salah satunya mengenai potensi ancaman bencana tanah longsor di daerah perbukitan Prambanan, Sleman. Ada sejumlah tanda yang perlu diperhatikan sebelum bencana benar-benar terjadi.

"Misalnya ada rumah di lereng apabila sudah muncul mata air yang keruh di tekuk lereng berarti kemungkinan untuk sebagai bidang gelincir ada. Makanya disarankan kalau sudah muncul mata air-mata air di tekuk lereng yang keruh maka masyarakat disarankan untuk menjauhi," ungkapnya.

Selain memberikan edukasi, kata Joko, pihaknya juga telah menyiapkan logistik bantuan untuk kondisi darurat. Terlebih dalam beberapa hari terakhir hujan sudah sering mengguyur wilayah Sleman dan sekitarnya.

Ia menyebut bahwa tidak hanya logistik bantuan pangan saja yang disiapkan. Melain juga untuk logistik non pangan di antaranya beberapa peralatan penanggulangan bencana yang dibutuhkan masyarakat.

"Ada bronjong, terpal, paket family kit kalau misalnya harus mengungsi ya diungsikan dulu nanti dapat itu. Misalnya ada longsor rumah yang kena ada seng dan sebagainya itu ada bantuan seperti asbes juga," terangnya.

Baca Juga:Maruf Amin Instruksikan Kepala Daerah Segera Mitigasi Bencana Alam

Dipastikan Joko, hingga saat ini belum ada warga yang harus mengungsi karena terdampak bencana hidrometeorologis. Walaupun memang sudah ada sejumlah tanah longsor yang terjadi di wilayah Prambanan.

"Belum ada warga mengungsi. Kemarin longsor di Padukuhan Gedang itu juga belum berdampak terhadap rumah-rumah penduduk yang ada. Karena di gedang kebetulan pemukiman engga ada. Tapi lerengnya terjal hanya berdampak pada jalan tembus antara Gayam ke Sambirejo, menutup akses jalan," jelasnya.

Sejauh ini jawatannya juya terus melakukan pendataan di wilayah Prambanan yang berpotensi terjadi longsor. Hal itu juga untuk menambah pemasangan Early Warning System (EWS) di titik-titik rawan.

Forum Pengurangan Resiko Bencana, (FPRB) Bandung Bondowoso juga digerakkan untuk pendataan titik-titik rawan tersebut. Nantinya pemantauan lebih spesifik di sejumlah titik rawan juga akan dilakukan mengingat curah hujan yang tinggi.

"Jadi antisipasinya di BPBD Sleman kita menggerakkan temen-temen FPRB Bandung Bondowoso, untuk melakukan deteksi dini. Dari situ nanti kalau memang titik yang dideteksi kita tinjau belum ada EWS akan kita pasang EWS sederhana," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak