Jokowi Kritik Birokrasi BUMN yang Ruwet, Rocky Gerung: Ia Tak Mengerti Fungsi BUMN

Rocky Gerung menyoroti sikap Jokowi mengkritik birokrasi BUMN yang ruwet

Galih Priatmojo
Senin, 22 November 2021 | 15:52 WIB
Jokowi Kritik Birokrasi BUMN yang Ruwet, Rocky Gerung: Ia Tak Mengerti Fungsi BUMN
Rocky Gerung. (tangkap layar)

SuaraJogja.id - Kritikan Presiden Jokowi mengenai rumitnya birokrasi yang ada di BUMN berbuah sorotan tajam dari Rocky Gerung.

Diketahui, Presiden Jokowi baru-baru ini melontarkan kritikan terhadap birokrasi nan rumit di tubuh BUMN. Imbasnya, situasi tersebut dianggap menghambat laju investasi di tanah air.

Presiden Jokowi sampaikan pengarahan di depan Menteri dan petinggi BUMN (youtube)
Presiden Jokowi sampaikan pengarahan di depan Menteri dan petinggi BUMN (youtube)

Kritikan Jokowi terhadap birokrasi BUMN itu nyatanya malah disorot tajam oleh Rocky Gerung.

Dikutip dari wartaekonomi.co.id, menurut pengamat sosial politik tersebut, Jokowi belum menggenggam ilmu kepemimpinan.

Baca Juga:Tanggapi Ulama Ditangkap Densus 88, Rocky Gerung: Isu Radikalisme Tutupi Korupsi dan PCR

Menurut Rocky Gerung, seorang pemimpin tak semestinya memarahi anak buah di hadapan publik.

Selain itu, Mantan Dosen Ilmu Filsafat Universitas Indonesia itu menduga Jokowi tak mengerti fungsi BUMN.

Pasalnya, Rocky Gerung menilai, BUMN bukan alat yang digunakan untuk mengumpulkan keuntungan.

Sehingga ketika digerakkan untuk berbisnis, maka dapat dipastikan berujung pada kegagalan.

"Presiden memang nggak ngerti apa fungsi BUMN. BUMN itu fungsinya mendistribusikan keadilan, bukan mengakumulasi kapital atau keuntungan," tegas Rocky Gerung.

Baca Juga:Soal Menteri Bisnis PCR, Rocky Gerung Lantang, Jokowi Bisa Masuk Pengadilan

"Yang mesti melakukan akumulasi adalah market, bukan BUMN. Sekarang BUMN disuruh berbisnis, ya pasti gagal karena bukan wataknya untuk berbisnis," sambungnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak