Kasus Covid-19 di Gunungkidul Terus Melonjak, Terbaru Ada 14 Orang Terpapar

Dari sebanyak 1402 pelajar yang melakukan tracing acak tersebut baru sekitar 141 yang telah keluar hasilnya.

Galih Priatmojo
Jum'at, 26 November 2021 | 16:55 WIB
Kasus Covid-19 di Gunungkidul Terus Melonjak, Terbaru Ada 14 Orang Terpapar
Ilustrasi virus covid 19. Di Sumsel, dua daerah masih ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus ini.

SuaraJogja.id - Kasus Covid-19 di wilayah Gunungkidul terus mengalami kenaikan. Hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mencatat ada tambahan kasus Covid-19 terbaru sebanyak 14 orang. Tambahan tersebut berasal dari beberapa sekolahan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan setelah melakukan screening di SLB N 1 Gunungkidul, proses itupun dilanjutkan dengan merambah ke sekolah yang lain. Kali ini mereka melakukan skrining dengan sasaran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Gunungkidul.

"Kami lakukan skrining acak ke sekolah. Itu amanah dari pusat," tuturnya, Jumat (26/11/2021).

Hingga saat ini, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, setidaknya ada 1402 pelajar se-Gunungkidul yang telah melakukan screening antigen Covid-19. Namun dari semua yang melakukan tracing acak tersebut baru sekitar 141 yang telah keluar.

Baca Juga:Terbaring Lumpuh, Semangat Untoro Tak Pupus Beri Les Gratis ke Siswa SD di Gunungkidul

Hasilnya, 16 siswa dan siswi ditemukan positif Covid-19 sudah termasuk dari SLB N 1 Gunungkidul. Dewi  menyebut 16 pelajar positif Covid-19 ditemukan di 5 SMK dan 1 SLB. Diantaranya SMK Ponjong, SMK Muhammadiyah Playen, SMK Muhammadiyah Karangmojo, SMK Mujahidin dan SMK Ma'arif Ponjong.

"Semuanya Orang Tanpa Gejala (OTG)," terang Dewi.

Pihaknya mengatakan akan terus melakukan screening secara acak khususnya di lingkungan sekolah. Di samping itu kemungkinan juga menyasar ke golongan yang lain.

Untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran yang lebih luas, pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap 16 pelajar yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri. Adapun screening acak ini dilakukan guna mengurangi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Surbekti Kuntariningsih mendorong agar tracing acak dilakukan sebanyak mungkin. Pasalnya kegiatan masyarakat sudah mulai menggeliat. Di samping sekolah memang harus ada tracing di lokasi yang lain.

Baca Juga:Sensasi Camping di Pantai Sedahan, Surga Tersembunyi di Gunungkidul

"Saya kira harus di kelompok lain. Apalagi sekarang orang hajatan itu sudah banyak sekali,"tambahnya.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak