- Tipe sel trakeid
- Tersusun dari berbagai mecam sel
- Sel-sel penyusun telah mati
- Dinding sel tebal
- Terdiri dari trakea
- Mengandung lignin
- Parenkim kayu
- Trakeid serabut xilem
Untuk membedakan jaringan xilem dan floem yang masuk dalam jaringan pengangkut, bisa diamati dari beberapa hal. Di antaranya:
- Sebagian besar sel penyusun xilem sudah mati
- Dindingnya tebal dan tersusun dari zat liginin sebagai penguat
- Terdiri dari trakeid yang berupa sekat-sekat antar selnya berpori dan trakea yang berupa sekat-sekat antar sel berliang
- Xilem berada di akar karena sebagai jaringan pengangkut air dan garam mineral
- Jika hal di atas tidak ada atau tidak ditemukan, maka selebihnya merupakan jaringan floem.
Jaringan xilem memiliki beberapa sifat, di antaranya:
- Tersusun dari jaringan mati dan hidup
- Mempunyai unsur trakeid
- Vakuolnya besar
- Berfungsi mengangkut air dan unsur hara ke daun
Adapun letak Jaringan xilem sebagai berikut:
- Pada akar dikotil, terletak di bagian tengah akar.
- Pada batang monokotil, xilem berdekatan dengan floem. Letaknya ada di meristem dasar dan tersebar. Namun lebih dominan xilem.
- Pada batang dikotil, letaknya ada di dalam kembium.
Demikian penjelasan mengenai fungsi xilem dalam tumbuhan. Semoga bisa untuk belajar dan menambah wawasan, terutama dalam bidang sains.
Baca Juga:Google, Facebook, dan Netflix Diminta Bayar Sewa Jaringan Internet oleh Operator Seluler
Kontributor : Muhammad Aris Munandar