Mahkota bunga berada di bagian luar, dan merupakan salah satu bagian dari bunga yang mencolok. Ukurannya lebih besar dari bagian bunga lainnya dan berwarna-warni untuk menarik perhatian serangga dan juga manusia.
4. Benang sari
Jika kepala putik ada organ reproduksi betina pada bunga, maka benang sari adalah organ reproduksi jantan.
Baca Juga:Populer sebagai Bahan Produk Perawatan, Ini 5 Manfaat Calendula bagi Kulit
Komponon bunga yang satu ini letaknya ada di bagian bawah bunga serta bertugas sebagai penghubung antara bunga dan ranting.

Setelah mengenal sejumlah bagian dari bunga yang telah dijelaskan di atas, sekarang pembahasan kita fokus tangkai bunga. Telah disinggung sedikit di atas, bahwa tangkai bunga letaknya di bagian bawah bunga dan merupakan penghubung antara bunga dan ranting. Namun apa sebenarnya fungsi dari tangkai bunga? berikut penjelasannya.
Tangkai bunga dalam bahasa latin disebut pedicellus. Pada dasarnya tangkai bunga memiliki fungsi sebagai penopang bunga. Itu sebabnya posisi tangkai bunga berada di bagian paling bawah dan merupakan bagian terakhir dari sebuah bunga. Ketika seseorang ingin memetik bunga, maka yang akan ditaihnya adalah bagian tangkai. Ini bertujuan agar bagian atas bunga tidak rusak.
Setiap bunga memiliki diamter tangkai yang berbeda-beda. Semakin besar kepala bunga, maka dibutuhkan tangkai yang lebih besar pula agar bisa menopang bunga tersebut.
Beban yang ditahan oleh bagian tangkai tida hanya berasal dari bunga itu sendiri. Namun juga terkadang dari berat serangga yang hinggap di atas bunga tersebut. Jika tangkai tidak kuat ikut menahan beban serangga, maka dipastikan bunga tersebut akan patah dan rusak.
Baca Juga:7 Wisata Kebumen Terbaru, Tonjolkan Keindahan Alam nan Asri
Ketika bunga dijadikan hiasan atau pajangan di dalam rumah, maka fungsi tangkai rumah akan bertambah, yakni juga sebagai alat adaptasi. Itu mengapa ada jenis tangkai bunga yang merambah, tujuannya agar bunga tersebut bisa tumbuh menyesuaikan dengan lingkungannya.