alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge: Semoga Bisa Picu Ide Kreatif Mahasiswa UGM

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono Selasa, 07 Desember 2021 | 12:49 WIB

Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge: Semoga Bisa Picu Ide Kreatif Mahasiswa UGM
Suasana The Gade Creative Lounge. (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

The Gade Creative Lounge sampai saat ini sudah didirikan di delapan kampus.

SuaraJogja.id - Pegadaian meresmikan The Gade Creative Lounge yang berada di lantai 4 Perpustakaan Utama Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (7/12/2021) pagi. Tempat ini adalah tempat untuk belajar dengan suasana santai.

Tak hanya itu, ada fasilitas mini golf serta permainan meja sepak bola. Di ruangan seluas 300 meter persegi yang dikonsep terbuka, pengunjung dapat belajar dan bekerja.

Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto menyampaikan bahwa The Gade Creative Lounge sampai saat ini sudah didirikan di delapan kampus. Namun demikian, ia tidak merinci nama-nama kampus yang sudah punya The Gade Creative Lounge.

Menurut Kuswiyoto, ini merupakan salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) Pegadaian di kampus. Program tersebut sudah dibangun dan akan terus dibangun.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Jatuh Sampai Belasan Ribu, Cek Angkanya!

Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto (kiri) bersama Rektor UGM Profesor Panut Mulyono di sela-sela peresmian The Gade Creative Lounge di lantai 4 Perpustakaan Utama, Selasa (7/12/2021). [Rahmat Jiwandono / SuaraJogja.id]
Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto (kiri) bersama Rektor UGM Profesor Panut Mulyono di sela-sela peresmian The Gade Creative Lounge di lantai 4 Perpustakaan Utama, Selasa (7/12/2021). [Rahmat Jiwandono / SuaraJogja.id]

"Tujuannya adanya The Gade Creative Lounge ini kami ingin mengedukasi mahasiswa untuk bisa menyongsong masa depan bahwa cara orang bekerja sudah berubah saat ini," ungkap dia.

Ia membandingkan budaya bekerja zaman sekarang dengan saat dia bekerja di sebuah bank pada tahun 1980an. Saat itu, pegawai bekerja menggunakan mesin ketik.

"Dulu kerja di kantor rasanya seperti di kantor kelurahan karena masih pakai mesin ketik. Sekarang sudah era digital dan tempat duduknya diatur sebebas mungkin, tidak dikotak-kotakin lagi," ujarnya.

Ia menilai bahwa mahasiswa zaman sekarang sudah berbeda pola pikirnya dibanding generasi terdahulu. Sekarang mereka lebih aktif, inovatif dan kreatif.

"Maka kami beri sarana seperti ini supaya lebih menggugah lagi kreativitas para mahasiswa. Cara belajarnya beda mereka perlu tempat yang cozy untuk ngobrol dan diskusi. Harapan kami mahasiswa bisa muncul ide-idenya karena suasananya sangat santai," katanya.

Baca Juga: BRI, Pegadaian, dan PNM Hadirkan 150 co-Location Senyum di Seluruh Indonesia

Selain itu, saat ini Pegadaian 65 persen pekerjanya ialah kaum milenial dan perkembangannya luar biasa dari sisi bisnis dan teknologi.

"Kami dapat penghargaan sebagai perusahaan yang sangat bagus atas capaian yang sudah kami dapat," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait