"Kapasitas vaksin (pertama) yang sudah 100 persen, bahkan (vaksin) dosis 2 sudah sampai 85 persen lebih, saya kira kota Jogja bisa dikatakan mencapai herd immunity. Jadi pengetatan prokes ini yang dilakukan pada kegiatan Natal dan Tahun Baru 2022," kata dia.
Heroe mengaku bahwa hal ini cukup menggembirakan, menyusul mobilitas diberi keleluasaan namun dengan pengendalian dari pemerintah daerah setempat
"Tapi yang paling penting adalah mengedukasi masyarakat untuk betul-betul sudah divaksin. Saya kira disambut sangat baik oleh masyarakat dengan kondisi seperti ini," katanya.
Baca Juga:Pemerintah Batalkan PPKM Level 3 Nataru, Epidemiolog: Alasannya Kurang Kuat