4. Relaksasi
Sifat relaksasi juga dimiliki otot lurik. Relaksasi merupakan sifat yang membuat otot dapat beristirahat usai mengalami kontraksi.
5. Distensibilitas
Otot lurik juga memiliki sifat distensibilitas atau kemampuan otot yang bisa ditarik. Penarikan ini dilakukan oleh kekuatan di luar otot tersebut. Otot tidak akan luka, dengan syarat peregangan tidak dilakukan sampai melewati batas fisiologis.
6. Elastisitas
Terakhir, otot lurik memiliki sifat elastisitas yang memungkinkan otot menolak perpanjangan, serta memiliki kehendak untuk kembali ke posisi semula.
Baca Juga:Pak Ogah Mulai Linglung, Sering Keluar Rumah dan Ditemukan Tetangga
- Otot lurik berfungsi untuk mengontrol gerakan tubuh, melalui aktivitas dari cabang somatik yang berasal dari saraf perifer.
- Otot lurik turut memiliki fungsi dalam mengatur suhu, melalui kontraksi otot yang cepat untuk melepaskan panas.
- Otot lurik punya peran penting pada jantung, karena berfungsi memompa jantung. Sistem saraf otonom akan mengendalikan otot lurik jantung, lalu merangsang penggunaan impuls listrik untuk melakukan kontraksi dan kemudian memompa darah ke seluruh tubuh.
- Otot lurik mengelilingi dan melindungi tulang. Untuk itu, otot lurik juga memiliki fungsi melindungi kerangka dari benturan keras.
Demikian penjelasan mengenai fungsi otot lurik, beserta sifat dan bagian-bagiannya. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah pengetahuan tentang tubuh.
Kontributor : Lukman Hakim