“Membaca ulang, memikirkan ulang dan menggali kembali nilai pluralisme di sekitar kita. Lalu ditafsir oleh seniman sebebas mungkin. Tidak semua karya baru, saya berkeliling ke puluhan studio seniman untuk mencari karya yang pas dengan tema pluralisme,” jelasnya.
Pelukis, Nasirun menambahkan, kolaborasi kampus dengan seniman perlu terus dilakukan. Dengan demikian semua pihak berperan dalam menjaga keragaman Indonesia.
"Dengan latar belakang yang beda, dunia kampus dan dunia seni bisa memperbarui keberagaman dan menjaga kontinyitas dari proses kreatif yang ada," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga:Satu Orang Luka-Luka Dikeroyok Saat Keributan dekat UIN Sunan Kalijaga, Polisi Cari Pelaku