Elkan Baggott Wajib Karantina, PSSI Pertanyakan Kebijakan Pemerintah Singapura

"Elkan sudah bermain saat melawan Laos. Seharusnya kalau mau dikarantina, kan, dari awal sebelum laga itu."

Eleonora PEW
Rabu, 15 Desember 2021 | 12:49 WIB
Elkan Baggott Wajib Karantina, PSSI Pertanyakan Kebijakan Pemerintah Singapura
Bek tengah tim nasional Indonesia Elkan Baggott memberikan keterangan kepada pewarta usai berlatih di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/11/2021). Elkan menyampaikan beberapa hal terkait pengalamannya memperkuat skuad berjuluk "Garuda". [ANTARA/Michael Siahaan]

SuaraJogja.id - Bek tengah Timnas Indonesia Elkan Baggott diwajibkan pemerintah Singapura untuk menjalani karantina selama lima hari sejak 13 Desember. Penyebabnya, ia menumpangi satu pesawat yang sama dengan penderita COVID-19 dalam perjalanan dari London ke Singapura. PSSI pun menyayangkan kebijakan tersebut.

Dikutip dari laman PSSI di Jakarta, Rabu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menganggap bahwa keputusan pemerintah Singapura, yang dikeluarkan pada Senin (13/12) sore, seharusnya bisa lebih cepat karena Elkan sudah tiba di negara tersebut pada 8 Desember 2021.

Pesepak bola berusia 19 tahun itu pun sudah bertanding di Piala AFF 2020 yaitu saat timnas Indonesia melawan Laos pada Minggu (12/12) di Stadion Bishan.

"Elkan sudah bermain saat melawan Laos. Seharusnya kalau mau dikarantina, kan, dari awal sebelum laga itu. Lagi pula yang bersangkutan sudah di tes PCR hasilnya negatif," kata Iriawan.

Baca Juga:Elkan Baggott Terancam Absen, Ini Alternatif Bek Tangguh Timnas Indonesia vs Vietnam

Seturut pernyataan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Elkan Baggott dalam kondisi negatif COVID-19 berdasarkan hasil uji usap yang diikutinya secara rutin sampai Selasa (14/12).

Akan tetapi, pemerintah Singapura tetap mengharuskan Elkan karantina untuk memantau kondisinya karena disebutkan bahwa penumpang pesawat positif COVID-19 terinfeksi virus SARS-CoV-2 varian omicron.

PSSI pun meminta bantuan KBRI Singapura untuk bernegosiasi dengan kementerian kesehatan setempat.

Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menyebut bahwa pihaknya masih menunggu kabar terbaru dan berharap Elkan, bek tengah bertinggi badan 1,94 meter, dapat bermain dalam laga penting versus Viertnam, Rabu.

Indra juga heran dengan instruksi dari pemerintah Singapura terhadap Elkan.

Baca Juga:Elkan Baggott Terancam Absen, Pelatih Malaysia Masih Yakin Indonesia Bungkam Vietnam

"Kenapa mendadak Elkan harus dikarantina? Dia sudah tiga kali menjalani tes usap PCR di sini serta sudah melakukan aktivitas bersama tim dan bermain melawan Laos," tutur pria yang sebagai pelatih membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan Piala AFF U-22 2019 itu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak