SuaraJogja.id - Norma kesusilaan merupakan nilai-nilai ideal yang berkenaan dengan suara hati nurani manusia. Norma kesusilaan berfungsi menjadi pedoman hidup untuk membatasi gerak manusia di antara perilaku baik dan buruk.
Sehingga norma kesusilaan diberlakukan pada setiap manusia tanpa memandang jenis kelamin dan suku bangsanya. Dengan begitu diharapkan setiap manusia dapat berbuat baik, sopan, dalam berpakaian, berperilaku ke orang lain, dan tidak mengganggu orang lain.
Untuk lebih jelasnya mengenai norma kesusilaan, mari kita ketahui juga jenis dan fungsi norma kesusilaan berikut.
Baca Juga:Norma Kesusilaan: Pengertian, Jenis dan Fungsi
Setelah pengertian norma kesusilaan dapat dipahami sebagai pemahaman atas perbuatan yang baik, beradab, dan sopan. Perlu kiranya mempelajari jenis-jenis norma kesusilaan berikut ini.
1. Norma kesusilaan non formal
Norma kesusilaan non formal dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, di mana ada etika hidup bersama yang wajib kita laksanakan meskipun tidak ada aturan tertulisnya. Aturan ini juga ada di dalam sebuah keluarga, di mana masing-masing keluarga akan memiliki aturan yang berbeda berdasarkan pada kebiasaan hidup mereka, namun tetap diharapkan menuju ke arah positif.
Oleh karena itu, dalam situasi non formal, masyarakat perlu menjadi lebih peka ketika berada di lingkungan baru. Salah satu contoh penerapan dari norma kesusilaan non formal ialah berbicara sopan kepada orang yang lebih tua maupun lebih muda. Dapat menghargai karya orang lain dan tidak melecehkannya secara verbal maupun non verbal ketika berkomunikasi.
Dalam hubungan rumah tangga juga harmonis, tidak ada paksaan dalam berhubungan seksual dan lain sebagainya.
Baca Juga:Marak Kekerasan Seksual di Kampus, Etika Menurun, Apa Tindakan Pemerintah?
2. Norma kesusilaan formal
- 1
- 2