DIY Alami Lonjakan Inflasi di Akhir 2021, Tercatat Sebesar 0,71 Persen

inflasi DIY pada 2021 secara keseluruhan berada pada level 2,29% (yoy)

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono
Jum'at, 07 Januari 2022 | 07:47 WIB
DIY Alami Lonjakan Inflasi di Akhir 2021, Tercatat Sebesar 0,71 Persen
Ilustrasi inflasi. [Istimewa].

"Namun kami meyakini kenaikan harga ini akan berlangsung secara temporer, karena telah direspons secara cepat oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY untuk intervensi harga. Selain itu, pasca berakhirnya momen libur akhir tahun ini akan menyebabkan permintaan menjadi stabil kembali," katanya.

Dari sisi dorongan penawaran, faktor kenaikan harga energi global mulai berimbas pada harga komoditas dalam negeri (imported inflation). Beberapa komoditas seperti minyak goreng (5,5%; mtm) dan bahan bakar rumah tangga (1,2%; mtm) tercatat mengalami peningkatan di akhir 2021. Dalam hal ini pemerintah terus mencermati potensi kenaikan tarif energi utamanya untuk kelompok non-subsidi.

"Namun secara khusus pemerintah telah menjamin keberlanjutan subsidi energi untuk masyarakat menengah ke bawah," paparnya.

Mencermati kondisi terkini, jawatannya bersama dengan TPID DIY mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang bersama-sama untuk menyukseskan capaian inflasi DIY pada sasaran yang telah ditetapkan.

Baca Juga:Sudah Masuk Musim Hujan tapi Wilayah DIY Masih Panas, Begini Penjelasan BMKG

"Dalam hal ini kami menilai capaian inflasi DIY sepanjang 2021 berada di level yang sangat baik, di mana mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mampu mendorong perekonomian DIY," ujarnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak