Pemerintah Turunkan Harga Minyak Goreng, DIY Siapkan 24 Ton untuk Operasi Pasar

dari kebijakan pusat akan ada subsidi minyak goreng ini

Galih Priatmojo
Selasa, 18 Januari 2022 | 22:50 WIB
Pemerintah Turunkan Harga Minyak Goreng, DIY Siapkan 24 Ton untuk Operasi Pasar
Pengisian minyak goreng ke dalam jeriken dari tangki di penyuplai, Jalan Bantul, Pugeran, Kota Jogja, Jumat (7/1/2022). (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

SuaraJogja.id -  Pemerintah baru saja memutuskan penurunan harga minyak goreng. Kalau sebelumnya naik cukup signifikan, harga minyak goreng kemasan dipastikan menjadi Rp 14 ribu per liter.

Menanggapi kebijakan ini, Pemda DIY pun mengajukan permintaan 24 ton minyak goreng ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Tambahan minyak goreng tersebut akan dimanfaatkan untuk operasi pasar.

"Kita minta 24 ton untuk tambahan untuk operasi pasar tahap kedua," ujar Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Apriyanto saat dikonfirmasi, Selasa (18/01/2022).

Menurut Yanto, meski harga minyak goreng akan diturunkan, harga di pasaran masih cukup tinggi saat ini. Padahal pada November 2021 lalu Disperindag DIY sudah melakukan operasi pasar dengan menyiapkan 2,4 ton minyak goreng dengan harga Rp 14 ribu per liter.

Baca Juga:Kata PKL Malioboro Soal Rencana Relokasi: Lokasi Eks Dispar DIY Lebih Strategis

Namun dari hasil evaluasi yang dilakukan, operasi pasar tersebut belum berdampak signifikan pada penurunan harga minyak goreng. Harga minyak goreng di DIY pun belum stabil hingga akhir 2021.

Hal ini disebabkan tingginya harga jual minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO). Padahal ketersediaan stok minyak goreng di Indonesia masih mencukupi.

"Operasi pasar Disperindag memang tidak mempengaruhi harga karena penyebabnya bukan karena kelangkaan. Tapi harga CPO nya yang tinggi. Nah ini dari kebijakan pusat akan ada subsidi minyak goreng ini," ungkapnya.

Sementara Sekda DIY, Baskara Aji mengungkapkan pengadaan 24 ton minyak goreng dilakukan untuk memenuhi kebutuhan stok masyarakat di DIY. Dengan demikian harga minyak goreng di DIY bisa stabil.

"Harga jadi pertimbangan, karena ada ketidakseimbangan supply dan demand," ujarnya.

Baca Juga:Bakal Gelar Operasi Pasar Lagi, Disperindag DIY Minta 24 Ton Minyak Goreng ke Kemendag

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak