facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Seekor Penyu Hijau Mati Terdampar di Pantai Cangkring, Mulut Penuh Sampah

Galih Priatmojo Rabu, 19 Januari 2022 | 14:42 WIB

Seekor Penyu Hijau Mati Terdampar di Pantai Cangkring, Mulut Penuh Sampah
Petugas dari Satlinmas mengevakuasi penyu hijau yang mati di kawasan Pantai Cangkring. [Istimewa]

Penyu itu sudah mulai mengeluarkan bau busuk

SuaraJogja.id - Seekor penyu kembali ditemukan membusuk di kawasan Pantai Cangkring Kalurahan Poncosari Kapanewon Srandakan Bantul. Mirisnya, penyu tersebut mulutnya penuh sampah terutama plastik sehingga kemungkinan mati karena plastik.

Koordinator Satlinmas Wilayah 4 Pantai Samas-Pandansimo, Dwi Sari Pamuji mengungkapkan, Rabu (19/1/2022) pagi sekitar pukul 07.25 WIB, seekor penyu ditemukan mati di kawasan Pantai Cangkring. Penyu tersebut ditemukan oleh warga yang kebetulan melintas di pantai tersebut.

"Penyunya itu sudah mulai mengeluarkan bau busuk,"tutur dia, Rabu.

Usai mengetahui ada penyu mati tersebut, warga langsung melaporkannya ke petugas SAR setempat. Petugas SAR lantas mendatangi lokasi dan mengevakuasi bangka penyu tersebut dan menguburnya.

Baca Juga: Berhasil Tangkap Pelaku Perampasan, 6 Personel Polres Bantul Dapat Penghargaan

Sesaat sebelum menguburnya, mereka berkoordinasi dengan komunitas pelestari penyu di pantai tersebut. Mereka memeriksa fisik luar penyu tersebut dan di mulut penyu tersebut dipenuhi sampah, paling banyak sampah plastik.

"Habis diperiksa langsung kita kubur,"terang dia.

Dwi menyebut, penyu yang ditemukan tersebut adalah Penyu Hijau. Penyu tersebut nampaknya berukuran cukup besar karena memiliki Panjang Karapas 75 cm dan lebar 60 cm. Penyu tersebut diperkirakan mati karena memakan sampah plastik.

Ia mengakui memang tidak sempat membedah perut penyu tersebut. Namun dari ciri mulut dipenuhi sampah plastik maka mereka menyimpulkan penyu tersebut mati karena makan banyak sampah. Penyu itu nampaknya sudah mati lebih dari 3 hari karena kondisi sudah membusuk.

"Kami memohon jangan buang sampah di sungai atau laut. Rusak habitat kita,"imbaunya.

Baca Juga: Kronologi Remaja Tewas Tenggelam Saat Berenang di Sungai Oya Bantul

Kontributor : Julianto

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait