Januari Ditarget Selesai, 81 Persen Anak Usia 6-11 Tahun di DIY Telah Divaksin

Untuk mempercepat vaksinasi, kabupaten/kota diminta melakukan penyusuran di tiap sekolah.

Galih Priatmojo
Jum'at, 21 Januari 2022 | 23:21 WIB
Januari Ditarget Selesai, 81 Persen Anak Usia 6-11 Tahun di DIY Telah Divaksin
Ketua Satgas COVID-19 DIY Sri Paduka Paku Alam X melakukan kunjungan vaksinasi anak 6-11 tahun di Yogyakarta, Sabtu (18/12/2021). - (Kontributor SuaraJogja.id/Putu)

SuaraJogja.id - Percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di DIY terus digenjot. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran varian COVID-19, Omicron saat peserta didik mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang digelar 100 persen.

Hingga saat ini, sekitar 81,56 persen atau sebanyak 245.962 dari total 391.580 anak usia 6-11 tahun di DIY sudah menerima suntikan vaksin dosis pertama. Sisanya sekitar 19,44 persen ditargetkan bisa selesai pada akhir Januari 2022.

"Mudah-mudahan akhir januari bisa rampung," papar Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi DIY, Sumadi di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (21/01/2022).

Untuk mempercepat vaksinasi, kabupaten/kota diminta melakukan penyusuran di tiap sekolah. Dengan demikian tidak ada siswa sekolah yang terlewat mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Baca Juga:Eks Dinas Pariwisata DIY Jadi Jogja Planning Gallery, PKL Malioboro Kembali Direlokasi Dua Tahun Mendatang

Selama penyelenggaraan vaksinasi, Satgas belum menerima laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius. Ini menandakan imunitas anak-anak cukup bagus untuk menerima imunisasi.

Kondisi ini berbeda dari vaksin, termasuk booster yang diberikan kepada orang dewasa maupun lansia. Sejumlah laporan KIPI seperti demam, pegal dan lemas.

"Karenanya orang tua diminta tak ragu mengikutsertakan anaknya untuk vaksin. Kelihatannya anak justru kuat-kuat," tandasnya.

Sumadi menambahkan, Pemda belum mendapatkan arahan terkait vaksinasi anak untuk dosis kedua. Sebab pemerintah pusat belum memberikan alokasi tambahan vaksin yntuk dosis kedua.

Namun bila kabupaten/kota memiliki stok vaksin, diharapkan pemkab/pemkot bisa segera memulia vaksinasi dosis kedua bagi anak usia 6-11 tahun.

Baca Juga:Kemenag Sebut Masih Ada Sebanyak 3.615 Calon Jamaah Umrah DIY Dalam Status Tunggu Keberangkatan Sejak Awal Pandemi

"Vaksin dosis kedua pada anak dibolehkan setelah melewati jeda 28 hari dari vaksinasi awal atau dua minggu dari vaksin dosis pertama, jadi kabupaten/kota bisa saja segera mulai dosis kedua," paparnya.

Secara terpisah Sekda DIY, Baskara Aji meminta orang tua berperan dalam program vaksinasi anak. Sebab PTM sudah diselenggarakan 100 persen dan anak-anal di usia 6-11 tahun seringkali sulit untuk dilarang berkerumun.

"Ya karena kita ada PTM vaksinasi jadi sangat penting. Sekarang juga ada ancaman varian Omicron. Untuk pelaksanaannya vaksinasi sebaiknya memang harus didampingi orang tua dan guru," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak