Waspada Varian Omicron, Pokja FKKMK UGM Berharap Balita Bisa Segera Divaksin Covid-19

Ketua Pokja Genetik FKKMK UGM Gunadi menuturkan, frekuensi penularan Omicron kepada anak sendiri tercatat mulai ada peningkatan.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 25 Januari 2022 | 11:42 WIB
Waspada Varian Omicron, Pokja FKKMK UGM Berharap Balita Bisa Segera Divaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin (Pexels)

SuaraJogja.id - Kelompok Kerja (Pokja) Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM meminta masyarakat tidak lengah terhadap sebaran varian Covid-19 Omicron. Terlebih kepada anak-anak yang juga tetap berpotensi tertular.

Ketua Pokja Genetik FKKMK UGM Gunadi menuturkan, frekuensi penularan Omicron kepada anak sendiri tercatat mulai ada peningkatan. Walaupun memang diperlukan penelitian lebih lanjut terkait dengan dampak akibat paparan tersebut.

"Ya memang data menunjukkan bahwa beberapa meningkat ya frekuensinya kepada anak-anak tapi kemudian perlu penelitian lebih lanjut apakah kemudian terhadap fatalitasnya," ujar Gunadi kepada awak media, Senin (24/1/2022).

Akibat data penelitian yang masih minimal tersebut. Kemudian, kata Gunadi, hal perlu untuk terus digencarkan adalah vaksinasi Covid-19 khususnya kepada anak-anak.

Baca Juga:Gejala Umum Virus Omicron yang Bisa Dikenali Menurut CDC

Hal tersebut bertujuan untuk bisa terus menjaga anak-anak dari paparan Omicron. Sehingga dampak lebih buruk bisa lebih diminimalisir.

"Jadi karena datanya masih minimal untuk anak-anak terhadap severitas, yang bisa dilakukan saat ini oleh kita semua termasuk pemerintah adalah vaksinasi kepada anak-anak," ucapnya.

Dalam kondisi ini, Gunadi berharap tidak hanya anak-anak di usia enam tahun ke atas saja yang bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Melainkan juga anak-anak usia enam tahun ke bawah.

"Harapannya mungkin di bawah enam tahun harusnya ya tapi kan kita masih menunggu dari WHO juga karena yang di atas enam ke atas sudah tapi mungkin mudah-mudahan WHO sudah dalam waktu dekat sudah approve untuk di bawah enam tahun ya," terangnya.

Vaksinasi bagi semua masyarakat termasuk kelompok anak-anak di bawah enam tahun, kata Gunadi menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Sebab di satu kelompok masyarakat yang belum menerima vaksinasi Covid-19 akan masuk dalam sisi rentan.

Baca Juga:Dipindah dari Bali ke Jakarta, Wagub DKI: Sekalipun Ada Varian Omicron Tak Ganggu Pelaksanaan G20

"Karena kalau bagaimana pun ada salah satu populasi di antara masyarakat yang belum tervaksinasi kan ada sisi rentan juga ya. Sebaliknya dari enam sampai usia tua sudah tapi ada populasi anak-anak di bawah 5 tahun ke bawah belum. Ini kan tentu menjadi titik poin virus itu bersirkulasi," jelasnya.

Lebih lanjut, sisi rentan dari sebuah kelompok masyarakat itu bisa jadi titik poin dari virus tersebut kemudian bersirkulasi. Jika sudah bersirkulasi bukan tidak mungkin virus tersebut akan bermutasi ke berbagai varian virus lainnya.

"Dimana semakin sering virus itu bersirkulasi di masyarakat maka makin mungkin menimbulkan mutasi-mutasi baru. Itu kan teorinya seperti itu dan ini terjadi pada Omicron pada Delta, dia bersirkulasi cepat maka kemudian timbul lah mutasi varian-varian baru," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya lima organisasi profesi medis mendesak pemerintah untuk mengevaluasi proses pembelajaran tatap muka atau PTM 100 persen di sekolah karena kasus Covid-19 mulai melonjak akibat varian Omicron.

Kelima organisasi tersebut yakni Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Indonesia Intensif Indonesia (PERDATIN), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular (PERKI), dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Ketua PERKI Isman Firdaus menambahkan, anak-anak berpotensi mengalami komplikasi berat jika terpapar Covid-19 varian Omicron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini