Namun sebelum sempat bertemu dengan Alvian, rombongan tersangka AP dan DA sudah diamankan terlebih dulu oleh anggota kepolisian yang sedang patroli. Sedangkan satu orang pengemudi atau joki tidak diamankan polisi karena dinilai tidak memenuhi unsur.
"Senjata belum sempat digunakan tapi sudah ada niat untuk melakukan tindakan kriminal," ucapnya.
Atas peristiwa ini polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu buah pisau dapur, satu buah tongkat pemukul, satu unit sepeda motor nomor polisi AB 2231 BK dan satu buah jaket lengan panjang warna hijau.
Untuk pasal yang disangkakan kepada pelaku yakni Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukumannya 10 tahun.
Baca Juga:Mahasiswa Jogja Korban Kekerasan Seksual di Indekos Buka Suara, Pelaku Klitih Ikutan Teman