SuaraJogja.id - Sel merupakan bagian terkecil pada tubuh mahluk hidup. Meski kecil, perannya dalam berbagai aktivitas kehidupan sangatlah besar. Sebab tanpa sel, mahluk hidup tidak akan bisa bertahan dan berkembang biak.
Karena ukurannya yang sangat kecil, kita tidak bisa melihat sel dengan mata telanjang. Untuk itu, kita membutuhkan alat bantu seperti mikroskop untuk bisa mengamatinya.
Sejarah dan asal mula sel
Sel pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan dan peneliti berkebangsaan Belanda, yang bernama Robert Hooke, pada 1665.
Baca Juga:Mengenal Cara Penggunaan Serta Fungsi Mikroskop
Ketika itu ia tengah mengamati batang tanaman Quercus Suber pada bagian batangnya, dengan menggunakan mikroskop.
Ia menemukan banyak ruang atau bagian kosong dalam batang tanaman tersebut, dengan pembatas dinding yang tebal.
Kemudian ia menamai ruang kosong tersebut dengan nama cellulae. Inilah sebutan awal untuk sel.
Melanjutkan penelitian yang dilakukan Hooke, seorang ilmuwan lainnya yang bernama Antonie Van Leeuwenhoek tertarik mempelajari sel lebih lanjut.
Ia menggunakan air rendaman jerami sebagai objek penelitian, dengan menggunakan mikroskop lensa tunggal yang ia modifikasi sendiri.
Baca Juga:10 Fungsi Dinding Sel: Metabolisme hingga Penyimpanan Karbohidrat
Dari haril penelitiannya itu, Antonie menemukan ada sejumlah gerakan dari organisme kecil pada rendaman jerami tersebut.