Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengatakan, Hutan Keistimewaan Boga Nangka tersebut awalnya adalah hutan penelitian. Dalam perjalananannya, hutan tersebut akan dikembangkan menjadi hutan Nangka. Harapannya ke depan selain dimanfaatkan kayunya juga bisa diambil buahnya untuk industri kuliner Gudeg yang kini berkembang pesat.
"Kebutuhan buah Nangka sekarang kian besar. Catatan yang ada, saat ini ada 146 UMKM Gudeg yang ada di DIY dan kebutuhan nangkanya sekitar 10 ton perhari. Perlu adanya antisipasi,"tandas.
Hutan yang baru dicanangkan tersebut mengandung keistimewaan karena hutan ini nanti juga diharapkan mampu menunjang pengembangan budaya dan kearifan lokal. Di mana DIY memang selama ini sangat kental dengan pelestarian budaya
Kontributor : Julianto
Baca Juga:Sempat Hilang Sejak Sebelum Pandemi Covid-19, Antraks Diduga Jangkiti 7 Warga Gedangsari Gunungkidul