Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo Sembuh dari Covid-19, Hasil Tes Sementara Probable Omicron

Sebelumnya Kustini Sri Purnomo dikabarkan positif Covid-19

Galih Priatmojo
Senin, 31 Januari 2022 | 16:25 WIB
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo Sembuh dari Covid-19, Hasil Tes Sementara Probable Omicron
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo - (SuaraJogja.id/HO-Humas Protokol Setda Pemkab Sleman)

SuaraJogja.id - Kondisi kesehatan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 telah berangsur membaik.

Kekinian, ia menyebut telah dinyatakan negatif COVID-19 dari hasil swab antigen yang dilakukan pada Minggu (30/1/2022).

Kala dihubungi wartawan, Kustini menjelaskan, kondisinya saat ini juga sudah baik-baik saja dan tidak merasakan gejala apapun. Namun, ia masih terus menjalani isolasi mandiri di rumah hingga sepekan ke depan.

"Saya manut aturan Kementerian Kesehatan, waktu untuk isolasi selama 14 hari. Tapi saya masih off dulu," ungkapnya, Senin (31/1/2022). 

Baca Juga:Badai Corona Liga 1 Makin Kencang, 3 Pemain PSS Sleman Positif Covid-19

Perempuan nomor satu di Kabupaten Sleman ini, berniat untuk mengikuti tes PCR dalam waktu dekat, untuk memastikan kondisi kesehatannya. 

"Semua pekerjaan yang masih bisa dilakukan dengan jarak jauh, tetap dikerjakan dengan Work From Home (WFH)," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, ia mengatakan selama masa isolasi ia rutin mengonsumsi jus, obat, telur, madu, suplemen maupun vitamin, setiap hari. 

Ia juga mengimbau masyarakat agar jangan lengah dan terus mematuhi protokol kesehatan.

"Kami berharap masyarakat juga bisa membatasi mobilitas," terangnya. 

Baca Juga:Viral Warganet Pamer Status Soal Narkoba, Komentar BNN Sleman Banjir Respons Kocak

Hasil Tes SGTF Kustini: Probable Omicron

Direktur Utama RSUD Sleman Novita Krisnaeni menyebut, hingga hari ini hasil tes whole genome sequencing (WGS) dari sampel milik Bupati Sleman masih belum keluar dari laboratorium. Sementara untuk hasil S-Gene target failure (SGTF) sampel dinyatakan 'probable Omicron'.

"[Artinya] kemungkinan [omicron]. Jadi kita itu kalau periksa di laboratorium kan tipe Covid-19 yang biasanya. Tetapi itu kok ketika diperiksa komponen S-nya gak ono," tuturnya.

"Oh kemungkinan varian baru. Baru kemungkinan, probable," ucapnya.

Novita menjelaskan, tes WGS dilakukan untuk memastikan sampel milik pasien Covid-19 dinyatakan Omicron atau varian lain. Sebelum itu, sampel pasien akan dilakukan tes SGTF. 

Ia menyebut, hasil uji WGS yang dilakukan oleh laboratorium BBTKLPP Yogyakarta tak dapat diketahui dalam waktu singkat. Setidaknya dua hingga tiga pekan ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak